
Gareth Bale Gagal Bersinar

Bale digantikan Karim Benzema pada menit ke-60 dan pemain Prancis itu nyaris memberi dampak instan ketika sepakannya membentur mistar gawang saat pertandingan menyisakan 21 menit."
Barcelona (Antara/AFP) - Gareth Bale menjalani debut El Clasico yang ingin dilupakannya saat Barcelona menang 2-1 atas Real Madrid di Camp Nou berkat gol-gol dari Neymar dan Alexis Sanchez.
Bale secara mengejutkan dipilih oleh pelatih Carlo Ancelotti untuk tampil sejak awal untuk kedua kalinya sejak bergabung dengan Real, namun ia gagal bersinar saat Barcelona mendominasi babak pertama.
Neymar membawa tuan rumah unggul melalui penyelesaian indah dari sudut sempit pada menit ke-19, sebelum Lionel Messi berpeluang menggandakan keunggulan timnya ketika sepakannya melebar beberapa saat kemudian.
Bale digantikan Karim Benzema pada menit ke-60 dan pemain Prancis itu nyaris memberi dampak instan ketika sepakannya membentur mistar gawang saat pertandingan menyisakan 21 menit.
Bagaimanapun, Sanchez mengamankan raihan tiga angka 21 menit sebelum pertandingan usai, melalui sepakan cungkil yang melewati Diego Lopez.
Pemain pengganti Jese Rodriguez memperkecil ketinggalan Real pada fase akhir pertandingan, namun itu hanya sedikit memberi dampak saat Barca unggul enam angka atas rival-rivalnya di puncak klasemen Liga Spanyol.
"Saya sangat gembira dengan kemenangan ini, tiga angka, dan juga gol saya. Semua pemain ingin bermain di pertandingan ini dan saya akan pulang dengan sangat bahagia," kata Sanchez kepada GOLTV.
"Saya tidak memiliki opsi lain dengan gol. Saya melihat kiper berada di depan garis dan saya harus mencobanya. Untungnya, itu masuk."
Di sisi lain Real, tidak dapat gembira dengan penampilan wasit Alberto Undiano Mallenco, yang menolak dua klaim penalti saat skor masih menunjukkan 1-0.
"Tim memperlihatkan wajah saat menghadapi lawan yang sangat sulit," kata Sergio Ramos.
"Kami telah membawa Barca dalam kesulitan, tidak mudah untuk melihat mereka membuang-buang waktu, namun terdapat dua penalti yang sangat jelas dan, meski saya tidak menyukai keputusan-keputusan wasit, terdapat hal-hal yang tidak dapat Anda lawan."
Masuknya Bale bukan satu-satunya kejutan di tim inti Ancelotti, ketika Ramos juga digeser ke posisi yang tidak biasa sebagai gelandang tengah.
Pemain Wales itu memberi peluang pertama bagi Real melalui sepakan kaki kirinya yang melambung, namun justru Barca yang berhasil unggul ketika Real kesulitan mengatasi kecepatan dan trik-trik Neymar.
Bukan kejutan ketika pemain Brazil itu membawa Barca unggul, ketika ia mendapat umpan dari Andres Iniesta dan melepaskan tembakan dari sudut sempit ke arah tiang jauh, di mana bola sempat sedikit berubah arah karenga mengenai Dani Carvajal.
Kehadiran Cesc Fabregas di tim Barca mendorong Messi ke posisi yang tidak biasa di sisi kanan.
Bagaimanapun, pemain Argentina itu semestinya dapat menggandakan keunggulan timnya dua menit kemudian, ketika ia melepaskan tembakan kaki kiri yang melebar.
Real akhirnya menciptakan dua peluang bersih sebelum turun minum, ketika Sami Khedira berupaya menyambar umpan silang Cristiano Ronaldo, dan setelah upayanya secara brilian dapat digagalkan Victor Valdez, ketika bola terlihat mengenai tangan Adriano.
Nasib buruk Bale di babak pertama berlanjut menjelang turun minum, ketika ia mendapat kartu kuning akibat pelanggarannya terhadap Gerard Pique.
Real memulai babak kedua dengan cukup baik saat mereka menekan pertahanan Barca.
Bagaimanapun, tim tamu harus berterima kasih kepada Lopez yang menjaga peluang mereka di pertandingan ketika Javier Mascherano mendapat umpan dari Neymar di belakang pertahanan Real, dan sepakan volinya dapat diatasi sang kiper.
Ancelotti kemudian memasukkan Asier Illarramendi untuk menarik keluar Ramos, untuk memperkuat Real di lapangan tengah.
Tekanan Real dapat dilakukan dengan sangat baik ketika Luka Modric dan Khedira mencuri bola dari Iniesta sebelum pemain Kroasia itu memberi umpan kepada Ronaldo dan sepakannya dapat ditahan Valdes.
Bale kemudian ditarik keluar lapangan saat Ancelotti memasukkan Benzema, sebagai upayanya mencari gol penyama kedudukan.
Ronaldo geram dengan wasit ketika ia merasa dirinya dilanggar Adriano di kotak terlarang.
Dan beberapa menit kemudian Benzema nyaris menandai penampilannya dengan cara mengejutkan, ketika sepakannya dari luar kotak penalti sedikit melayang di atas mistar gawang.
Sanchez memastikan Barca tidak akan mengalami rasa cemas pada sepuluh menit terakhir, ketika ia memperlihatkan kecepatannya untuk mencapai umpan Neymar, sebelum mencungkil bola melewati Lopez.
Jese memberi sedikit harapan bagi Real pada masa tambahan waktu, ketika ia mendapat umpan dari Ronaldo untuk melepaskan sepakan mendatar melewati Valdes, namun Si Putih tidak memiliki waktu untuk menuntaskan serangan lainnya saat mereka menelan kekalahan kedua musim ini.
Penerjemah: A.R.A Adipati/J.Suswanto.
Pewarta :
Editor:
M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026
