Harga Gula Pasir Belum Naik

id gula

Harga Gula Pasir Belum Naik

Seorang pedagang mengemas gula pasir untuk dijual

Bandarlampung (Antara Lampung)-  Harga gula pasir di Bandarlampung menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi masih bertahan seperti bulan lalu karena pasokannya ke pasar modern dan tradisional  masih tetap lancar.
         
Pantauan di pasar tradisional di Bandarlampung, Jumat, menunjukkan warga membeli kebutuhan pokok itu secukupnya saja, meski harganya diperkirakan akan meningkat tipis karena faktor kenaikan harga BBM dan peningkatan permintaan menjelang bulan puasa.
         
Di pasar modern, harga gula pasir dalam kemasan dijual Rp14.500/kg, sedangkan harga gula pasir dengan merek yang sama di pasar tradisional mencapai Rp13.500/kg.
          
Sedangkan harga gula pasir curah di pasar modern Bandarlampung mencapai Rp12.750/kg atau masih sama seperti bulan lalu.
          
"Harga gula pasir curah di pasar tradisional hanya Rp12.500/kg," kata Lusi, salah satu pengunjung Pasar Sukarame Bandarlampung.
          
Ia menyebutkan harga gula masih bertahan seperti bulan lalu, meski harganya diperkirakan akan naik setelah harga BBM naik.
          
"Pasokannya tetap banyak, dan warga membelinya secukupnya saja. Harga kebutuhan pokok lainnya yang melambung, terutama cabai merah yang harganya naik dari Rp20.000/kg pekan lalu menjadi Rp40.000/kg pada pekan ini," katanya.
          
Gula pasir juga banyak dijual dalam kemasan 0,5 kg di pasar-pasar modern di Bandarlampung untuk memudahkan masyarakat mendapatkannya.
          
Di pengecer yang menjual sembako, juga dijual gula pasir dalam kemasan 0,25 kg dan 0,50 kg.
          
Para pedagang gula pasir di pasar tradisional menyebutkan pasokannya masih tetap lancar karena di Lampung terdapat sejumlah pabrik gula pasir.
          
Provinsi Lampung merupakan pemasok 40 persen produksi gula pasir nasional.

Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar