Kamis, 19 Oktober 2017

Harga Semen Di Lampung Turun

id semen
Harga Semen Di Lampung Turun
Pelebaran Jalinsum (Antara Lampung/Hisar Sitanggang)
Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga semen di Bandarlampung dalam seminggu terakhir kembali turun, karena stok bahan bangunan itu cukup banyak, sementara kegiatan pembangunan pada dua bulan pertama 2012 masih belum banyak di wilayah Lampung.
    
Menurut sejumlah pedagang bahan bangunan di kawasan Sukarame Bandarlampung, Rabu, penurunan harga semen itu tidak diikuti harga bahan bangunan lainnya yang justru naik.
    
"Harga besi dan asbes naik, sedang harga semen cenderung turun. Mungkin stok semen dikeluarkan meski memicu harganya turun, karena semen itu akan rusak jika ditimbun terlalu lama," kata Koko, salah satu pedagang bahan bangunan setempat.
    
Ia memperkirakan harga semen masih sulit naik di awal tahun, kecuali terjadi kenaikan harga BBM.
    
Harga semen Holcim dan Baturaja sekarang Rp57.000/sak, sedang harga Semen Padang Rp55.000/sak.
    
"Kalau dibeli cukup banyak, misalnya 50 sak sekali beli, harga semen merek Baturaja dan Holcim kita kasih Rp57.000/sak," katanya.
    
Pada pekan pertama Februari 2012, harga semen merek Baturaja 50 kg mencapai Rp58.000/kg, padahal harganya pada akhir Januari lalu masih Rp61.000/sak.
    
Selanjutnya harga semen Holcim pada awal Februari mencapai Rp58.000/sak, sedang harganya pada akhir Januari sebesar Rp61.000/kg.
    
Harga semen Padang juga turun dari Rp58.000/sak pada akhir Januari menjadi Rp56.000/sak pada awal Februari, dan harga semen Tiga Roda juga turun dari Rp61.000/sak menjadi Rp58.000/sak pada pekan pertama Februari.
    
Harga semen diperkirakan akan naik di wilayah Lampung jika pemerintah akhirnya jadi melaksanakan pelebaran Jalan Lintas Sumatera ruas Rajabasa- Panjang Bandarlampung.
    
Sementara itu, salah satu warga Sukarame, Silitonga, mengatakan dirinya memanfaatkan momentun penurunan harga semen ini untuk rumahnya.
    
"Namun, harga besi justru tinggi. Harga besi ukuran 12 dan 10 mm mencapai 75.000 dan 62.500 per batang," katanya.
    
Ia menyebutkan harga bahan bangunan lainnya, seperti pasir dan bata, masih bertahan seperti bulan lalu.

Editor: Hisar Sitanggang

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Baca Juga

Generated in 0.0964 seconds memory usage: 0.47 MB