Perempuan Di Colorado Rusak Lukisan 30 Juta USD

id Perempuan Di Colorado Rusak Lukisan 30 Juta USD

Perempuan bernama Carmen Tisch itu meninju dan menggores lukisan minyak berjudul "1957-J no.2", pada pembukaan museum Clyfford Still di Denver."
Denver (ANTARA/Reuters) - Seorang perempuan dituduh membuat kerusakan senilai 10 ribu dolar AS terhadap satu lukisan karya pelukis abstrak ekpresionis Clyfford Still, karya seni yang bernilai lebih dari 30 juta dolar AS, kata pejabat negara bagian Colorado pada Rabu.

Seorang polisi mengatakan bahwa perempuan bernama Carmen Tisch itu meninju dan menggores lukisan minyak berjudul "1957-J no.2", pada pembukaan museum Clyfford Still di Denver.

Tisch dianggap melakukan tindak kejahatan berat berupa pengrusakan pada Rabu dan ditahan dengan uang jaminan senilai 20 ribu dolar AS, sejak ia melakukan perbuatan itu pada akhir Desember, kata juru bicara Kantor Kejaksaan Distrik Denver.

Kimbrough mengatakan Tisch juga mengencingi kanvas lukisan tersebut, namun belum diketahui apakah air seninya mengenai lukisan itu.

Still lahir di Dakota Utara pada 1904 dan dianggap sebagai pelukis abstrak ekspresionis paling berpengaruh di Amerika Serikat pasca-Perang Dunia II, meski ia tidak seterkenal timpalannya seperti Jackson Pollock.

Still meninggal pada 1980, dan kota Denver bersama dengan istrinya, Patricia, berupaya mendirikan museum tunggal seniman tersebut.

Patricia meninggal pada 1950 dan koleksi suaminya diberikan kepada kota Denver.

Empat hasil karya Still dilelang oleh rumah lelang Sotheby tahun lalu dengan hasil 114 juta dolar AS, yang dihibahkan kepada museum Denver, yang dibuka dengan semarak pada November.

Still menjaga ketat hasil karyanya, sehingga kebanyakan lukisannya di museum belum pernah ditampilkan sebelumnya.

Tisch dijadwalkan secara resmi diadili pada Jumat (6/1), kata Kimbrough. (ANTARA). 5:05 PM 1/5/2012


(U.D017/B/C003)
(T.D017/B/C003/C003) 05-01-2012 14:52:04


D0050112001009  05-JAN-12  INT  JKT
PERANG GENDER: PRIA DAN WANITA SANGAT BERBEDA

Perang Gender: Pria Dan Wanita Sangat Berbeda
Washington (ANTARA/AFP) - Mars dan Venus akan lebih terpisah jauh dari sebelumnya --tapi ini bukan masalah planet.

Dalam hasil penelitian yang disiarkan pada Rabu, tiga psikolog Eropa, yang menggunakan model baru analisis kepribadian mengenai perbedaan antara pria dan wanita, mengklaim bahwa perbedaan gender sangat diremehkan dalam penelitian sebelumnya.

"Pandangan yang mengatakan bahwa hanya ada sedikit perbedaan kepribadian antara pria dan wanita harus ditolak karena didasarkan atas metodologi yang tidak memadai," tulis mereka di jurnal PLoS ONE (www.plosone.org) di Internet.

Penelitian itu dipimpin oleh Marco Del Giudice dari Universitas Turin di Italia. Para peneliti meneliti survei 1993 terhadap 10.000 pria dan wanita di Amerika Serikat dan mengerucutkan jumlahnya.

Survei tersebut, yang dikenal di antara para psikolog dengan nama "Sixteen Personality Factor Questionnaire", mengajukan pertanyaan kepada para peserta terkait kehangatan, dominasi, sensitivitas, kewaspadaan, kemandirian, perfeksionisme dan ketegangan.

Bila seluruh profil pria dan wanita dibandingkan dan dilakukan perhitungan ganda, maka ditemukan perbedaan yang sangat besar di antara kedua gender tersebut --perbedaan yang tampak lebih kecil bila dilihat secara terpisah dan tanpa koreksi terhadap kesalahan perhitungan.

"Ada perbedaan yang sangat besar dalam standar psikologi," tulis Del Giudice dan koleganya Tom Booth dan Paul Irwing dari Universitas Manchester di Inggris.

Kesimpulan dari penelitian itu ialah mereka meminta dilakukannya penelitian lanjutan untuk membangun "landasan yang kuat untuk penelitian ilmiah mengenai perbedaan psikologis pria dan wanita dan asal budaya dan biologis mereka."  (ANTARA).
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar