Kolam Pancing,Lahan Usaha Baru di Lamsel

id bisnis,mancing

Pemancing sekarang lebih senang menyalurkan hobinya di kolam karena sudah menjadi tren meraka,"
Kaliada (ANTARA LAMPUNG) - Usaha penyediaan kolam pemancingan ikan air tawar di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung cukup berkembang, karena minat pemancing mengunjungi tempat tersebut cukup tinggi.

"Pemancing sekarang lebih senang menyalurkan hobinya di kolam karena sudah menjadi tren meraka, terutama bagi warga perkotaan," kata Marsun, pengusaha kolam pancing di Desa Sidodadi Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.

Dia mengatakan, sekarang ini pemancing sulit sekali menemukan titik memancing strategis di alam karena populasi ikan air tawar juga sudah menurun, sehingga meskipun kurang menantang mereka tetap memanfaatkan kolam pemancingan terdekat.

"Populasi ikan di sungai, rawa maupun danau sekarang telah menurun drastis karena eksploitasi yang berlebihan bahkan perusakan oleh masyarakat," kata dia.

Pengusaha kolam pancing lainnya, Arman, mengatakan, pemancingan biasanya mulai ramai saat pagi dan sore hari terlebih lagi pada hari libur.

Dia mengatakan, pehobi memancing akan lebih banyak saat musim kemarau ini, karena lokasi memancing alam mengering dan menyalurkan hobi tersebut di kolam pemancingan atau ke laut.

Ia menjelaskan, ikan paling banyak yang dibudidayakan di kolam pemancingan tersebut adalah ikan patin, lele, mas, nila dan ikan gurame serta dengan berbagai jenis umpan racikan sendiri.

"Harga ikan hasil memancing antara Rp20.000 sampai Rp30.000 per kilogram menyesuaikan dengan jenis ikan tersebut," katanya.

Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar