Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyakini target pembayaran penunggak pajak Rp20 triliun dapat tercapai, meski realisasi cicilan dari penunggak pajak inkrah baru mencapai Rp8 triliun
Per Rabu (8/10), dia melaporkan cicilan dari penunggak pajak inkrah sudah mencapai Rp7 triliun. Artinya, tambahan cicilan dalam sebulan baru sekitar Rp1 triliun.
Meski begitu, Purbaya percaya diri target serapan Rp20 triliun pada akhir tahun tidak berubah.
"Kemungkinan besar tercapai (target Rp20 triliun). Mereka jangan main-main sama kita,” tuturnya.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat sebanyak 91 wajib pajak besar yang menunggak pajak berkekuatan hukum tetap atau inkrah telah melakukan pembayaran, sementara 27 wajib pajak dinyatakan pailit.
Data tersebut merupakan realisasi hingga 14 Oktober 2025.
Di samping itu, masih ada empat wajib pajak yang berada dalam pengawasan penegak hukum, lima wajib pajak yang sudah dilakukan pelacakan aset (asset tracing), serta sembilan wajib pajak yang sudah dilakukan pencegahan terhadap pemilik manfaat (beneficial owner).
Dirjen Pajak Bimo Wijayanto pun menyebut ada satu wajib pajak yang dalam proses penyanderaan dan 59 wajib pajak sedang dalam proses tindak lanjut lainnya.
“Data terakhir ada Rp7,216 triliun, jadi bertambah Rp216 miliar,” ujar Bimo.
Bimo mengatakan bakal mengejar penyelesaian penunggak pajak hingga akhir tahun ini. Namun, untuk realisasi akhir tahun, Bimo memperkirakan nilai pajak yang terbayar berkisar Rp20 triliun.
“Karena ada beberapa yang kesulitan likuiditas dan meminta restrukturisasi utangnya diperpanjang,” jelasnya.
Misi mengejar penunggak pajak inkrah disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi September 2025 di Jakarta, Senin (22/9). Inisiatif ini merupakan salah satu strategi untuk menambal melambatnya setoran pajak.
"Yang 200 orang (penunggak pajak inkrah), itu kan nggak bisa langsung, ada yang dicicil dan segala macam. Sampai sekarang baru terkoleksi Rp8 triliun,” kata Purbaya dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Baru Rp8 T, Purbaya yakin penunggak pajak bayar Rp20 T akhir tahun
Menkeu Purbaya yakini penunggak pajak bayar Rp20 triliun akhir tahun
Jumat, 14 November 2025 18:15 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) menjawab pertanyaan wartawan dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (14/11/2025). (ANTARA/Imamatul Silfia)
Pewarta : Imamatul Silfia
Editor : Satyagraha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu susun rencana efisiensi jaga defisit APBN tidak melebar dari 3 persen
16 March 2026 19:32 WIB
THR ASN telah tersalurkan Rp3,1 triliun, Menkeu targetkan selesai pekan depan
06 March 2026 22:45 WIB
Terpopuler - Info Finansial/Bursa
Lihat Juga
Berikut daftar lengkap harga emas UBS, Antam, Galeri24 di Pegadaian Kamis pagi
30 April 2026 8:10 WIB
Harga emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian kompak naik pada Minggu pagi
26 April 2026 7:05 WIB