Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik Iwan Setiawan menilai antusiasme masyarakat yang memenuhi acara open house atau gelar griya Lebaran di Istana Merdeka atas undangan Presiden RI Prabowo Subianto, dan kondisi saat Presiden melaksanakan Shalat Idul Fitri pada Senin (31/3), membantah kondisi mencekam di media sosial X.
Menurutnya, kedua kondisi tersebut merupakan kondisi yang sesungguhnya terjadi di kalangan masyarakat, sehingga tidak mencekam seperti di X, di mana sering ada berbagai akun yang menebarkan isu buruk dan hinaan terhadap pemerintah.
Ia melihat antusiasme warga yang ingin bersalaman dan berfoto dengan Prabowo, bahkan rela antre panjang untuk masuk kawasan Istana Negara, mencerminkan bahwa Presiden masih sangat dicintai rakyat Indonesia.
Dengan demikian, kata dia, antusiasme warga tersebut bertolak belakang dengan yang digambarkan di X.
Lebih lanjut, Iwan berpendapat bahwa rakyat Indonesia secara realitas pasti menginginkan situasi yang baik-baik saja dan dalam kesejukan, tanpa adanya narasi provokatif.
“Saya yakin, rakyat Indonesia di dunia nyata menginginkan Presidennya sehat dan selamat. Lebih dari itu, semua rakyat Indonesia menginginkan kedamaian, kesejukan, dan tanpa narasi provokatif seperti di media sosial,” tuturnya.
Dirinya pun mengecam para pembuat narasi provokatif serta berharap agar mereka bisa diusut dan dihukum berat karena bisa menggiring opini yang berdampak semakin meluas dan tidak bertanggung jawab.
Narasi hasutan provokatif dari orang-orang tersebut dinilai tidak bertanggung jawab, sehingga para penyebar narasi harus dihukum berat.
Iwan juga turut berharap dengan masih meningkatnya kepercayaan rakyat kepada pemerintahan Prabowo, maka semakin menjadi energi untuk Presiden agar bekerja lebih keras lagi demi terwujudnya kesejahteraan rakyat Indonesia di masa depan.
“Kita berharap bersama bahwa kepercayaan dan cinta rakyat yang besar kepada Presiden menjadi energi tersendiri untuk bekerja keras demi terwujudnya kesejahteraan rakyat,” katanya.
“Antusiasme warga menyambut dan ingin menyalami Presiden Prabowo Subianto saat Shalat Id di Masjid Istiqlal Jakarta membuktikan bahwa narasi atau realitas yang seakan mencekam di media sosial Twitter (X) hanya realitas semu,” kata Iwan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat: Antusiasme open house di Istana bantah kondisi mencekam di X“
Pengamat sebut antusiasme open house di Istana bantah kondisi mencekam di X
Selasa, 1 April 2025 13:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersalaman dengan para pengemudi ojek daring saat gelar griya di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (31/3/2025). ANTARA/HO-Tim Media Prabowo/aa.
Pewarta : Agatha Olivia Victoria
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sabar/Reza optimistis bersama pelatih Hendra Setiawan di All England 2025
11 March 2025 4:54 WIB, 2025
Hendra Setiawan debut pertamanya sebagai pelatih Sabar/Reza di All England 2025
11 March 2025 4:50 WIB, 2025
Perpisahan The Daddies, final Jojo dan Fajri di Indonesia Masters 2025
26 January 2025 7:44 WIB, 2025
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa Sulsel dan Keikta salurkan paket buka puasa untuk penyintas kebakaran
18 March 2026 10:14 WIB
Anak-anak terdampak bencana banjir di Aceh ikuti Pesantren Kilat Dompet Dhuafa
18 March 2026 10:05 WIB
Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama Dishub Semarang berbagi paket buka puasa dan sembako
08 March 2026 11:26 WIB