Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyiapkan lahan rawa seluas 78 ribu hektare untuk melakukan perluasan tanam padi melalui pelaksanaan program optimalisasi lahan rawa untuk padi.

"Jadi ada program lanjutan dari Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu untuk melakukan optimalisasi lahan rawa," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Senin.
 
Lahan rawa seluas 78 ribu hektare ini tersebar di Kabupaten Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Timur, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah.
 
Dia menjelaskan program optimalisasi lahan rawa di daerah tersebut dilakukan untuk memperluas area tanam padi dalam upaya mendukung penyediaan pangan serta swasembada pangan.
 
"Untuk bibit dan lainnya bentuknya bantuan dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya menyediakan lahan rawanya saja dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta kota untuk melaksanakan program tersebut dengan menyiapkan lokasi lahan rawa yang akan ditanami padi," ucapnya.
 
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pihaknya tengah menyiapkan lahan rawa di berbagai daerah untuk menjaga produktivitas pertanian secara nasional.
 
Pengelolaan lahan rawa menjadi lahan produktif di berbagai daerah bertujuan menjaga produktivitas pertanian secara nasional, juga untuk mengantisipasi  fenomena iklim yang mengganggu produktivitas serta ketersediaan pangan.

Program optimalisasi lahan rawa tersebut akan menggunakan varietas padi Inpari 32 yang diberikan oleh Kementerian Pertanian kepada pemerintah daerah.
 
Produksi padi di Provinsi Lampung di 2022 berjumlah 3,2 juta ton dari target 2,8 juta ton. Sedangkan di 2023 produksi padi mencapai 3 juta ton, dengan potensi lahan sawah seluas 361.699 hektare.

Sedangkan capaian luas tanam padi periode Oktober 2022-Juni 2023 sudah mencapai 503.171 hektare atau meningkat 7.973 hektare dibandingkan periode yang sama di 2022 sebesar 495.198 hektare.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2024