Ogan Ilir, Sumsel (ANTARA) - Atlet taekwondo NPCI Kabupaten Ogan Ilir, Antonius Budianto, meninggal dunia setelah meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi (Peparprov) Sumsel 2023 di Kabupaten Lahat.

"Atas nama Pemkab Ogan Ilir mengucapkan duka sedalam-dalamnya telah kehilangan sosok yang sangat membanggakan daerah. Atlet taekwondo NPC Almarhum Antonius Budianto adalah sosok penyumbang medali emas pertama pada ajang Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi di Lahat," kata Wakil Bupati Ogan Olir H Ardani di Indralaya Ogan Ilir, Jumat.

Ia menyebutkan Pemkab Ogan Ilir juga memberikan bantuan dan santunan untuk keluarga almarhum bentuk apresiasi yang sangat tinggi kepada atlet terbaik daerah.

Antonius Budianto (50) adalah atlet cabang taekwondo NPC Kabupaten Ogan Olir yang pada pertandingan Rabu (27/9) mempersembahkan medali emas cabang taekwondo yang diikutinya di Kota Lahat.

"Siang harinya ia meraih medali emas pada pertandingan Peparprov Sumsel 2023, bahkan pada malam juga berkumpul dengan rekanya sesama atlet NPC OI," kata Sugi, seorang pengurus NPCI Sumsel.

Namun ternyata medali emas itu menjadi medali terakhir yang diraih oleh Antonius. Pada malam itu atlet asal Desa Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten OI itu meninggal dunia mendadak setelah sebelumnya mengeluhkan sakit kepala.

Sementara itu Ketua NPCI Sumsel Rian Yowhari mengatakan secara pribadi dan organisasi sangat merasa kehilangan, karena almarhum adalah salah satu perintis NPCI di Sumsel.

"Kami yang tergabung dalam NPCI se-Sumatra merasa berduka yang tak terhingga," kata Rian.

Kepergiannya mengejutkan berbagai pihak, para pejabat Pemkab OI, insan olahraga dan lainnya melayat ke rumah duka di Desa Meranjat Kabupaten OI. Ucapan duka dan kehilangan juga disampaikan keluarga dan sahabatnya di media sosial.

Almarhum Antonius Budianto dimakamkan Pemakaman Desa Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Taekwondoin NPC meninggal setelah raih emas Peparprov Sumsel

Pewarta : Syarif Abdullah
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024