Bandarlampung (ANTARA) - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Masykur, membuka bimbingan teknis sosialisasi implementasi perizinan berusaha berbasis risiko, di Aula Hotel Urban Style Pringsewu, beberapa waktu lalu.

Dalam upaya meningkatkan kemudahan berusaha dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu telah meluncurkan inisiatif implementasi perizinan berusaha berbasis risiko.

Program ini bertujuan untuk mempercepat proses perizinan dengan pendekatan yang lebih efisien dan transparan, dengan mempertimbangkan risiko yang terkait dengan setiap jenis usaha.

Bimbingan teknis/sosialisasi ini diikuti oleh para pengusaha, pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta pihak terkait lainnya. Acara ini menyediakan Platform bagi peserta untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang implementasi perizinan berusaha berbasis risiko dan manfaatnya bagi dunia usaha.

Dalam sambutannya Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Masykur, menyampaikan, implementasi perizinan berusaha berbasis risiko merupakan langkah progresif dalam membangun iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Pringsewu.

"Kami berkomitmen untuk menyederhanakan proses perizinan dan mengurangi birokrasi yang berlebihan, sehingga pengusaha dan UMKM dapat fokus pada pengembangan usaha mereka," ujarnya.

Selain itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan kebijakan perizinan berusaha berbasis risiko ini. Ia juga mengundang para peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman guna memperkaya implementasi program ini.

Acara Bimbingan Teknis/Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko ini akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 5-6 Juli 2023, dan akan melibatkan narasumber yang berpengalaman dalam bidang perizinan dan pengembangan usaha. Para peserta diharapkan akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang langkah-langkah praktis yang diperlukan untuk mengimplementasikan perizinan berusaha berbasis risiko dalam aktivitas usaha mereka.


Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024