87 atlet Indonesia diterjunkan pada Islamic Solidarity Games
Sabtu, 6 Agustus 2022 6:21 WIB
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Islamic Solidarity Games 2022 Rafiq Radinal (kanan) dan atlet senam ritmik Indonesia Sutjiati Narendra dalam pertemuan di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Jumat (5/8/2022). (ANTARA/HO-NOC Indonesia)
Jakarta (ANTARA) - Indonesia menerjunkan sebanyak 87 atlet dari 13 cabang olahraga untuk berlaga dalam Islamic Solidarity Games 2022 di Konya, Turki, 9-18 Agustus.
Dari 13 cabang olahraga tersebut hanya 12 cabang olahraga yang dibiayai menggunakan anggaran APBN, yaitu panahan, atletik, balap sepeda disiplin jalan raya, senam, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, taekwondo, angkat besi, serta gulat.
Sementara satu cabang olahraga lainnya yaitu tenis meja meminta kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) agar bisa berangkat dengan biaya mandiri.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Rafiq Radinal, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, menuturkan Merah Putih tidak turun dalam seluruh 20 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Islamic Solidarity Games 2022 karena keterbatasan anggaran apalagi harga tiket pesawat menuju Konya sedang melonjak.
“Harga tiket sedang mahal dua hingga tiga kali lipat. Saat ini inflasi di Turki juga mempengaruhi kenaikan harga di sana. Kami memutuskan melakukan efisiensi kontingen memang berat, tetapi ini harus kami lakukan karena keterbatasan anggaran,” kata Rafiq.
“
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia terjunkan 87 atlet pada Islamic Solidarity Games
Dari 13 cabang olahraga tersebut hanya 12 cabang olahraga yang dibiayai menggunakan anggaran APBN, yaitu panahan, atletik, balap sepeda disiplin jalan raya, senam, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, taekwondo, angkat besi, serta gulat.
Sementara satu cabang olahraga lainnya yaitu tenis meja meminta kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) agar bisa berangkat dengan biaya mandiri.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Rafiq Radinal, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, menuturkan Merah Putih tidak turun dalam seluruh 20 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Islamic Solidarity Games 2022 karena keterbatasan anggaran apalagi harga tiket pesawat menuju Konya sedang melonjak.
“Harga tiket sedang mahal dua hingga tiga kali lipat. Saat ini inflasi di Turki juga mempengaruhi kenaikan harga di sana. Kami memutuskan melakukan efisiensi kontingen memang berat, tetapi ini harus kami lakukan karena keterbatasan anggaran,” kata Rafiq.
“
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia terjunkan 87 atlet pada Islamic Solidarity Games
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Panglima TNI buka latihan militer ASEAN pertama ASEX-01 Natuna, Kepri
19 September 2023 12:42 WIB, 2023
Eid al-Fitr offers momentum to bolster country's solidarity: Puan Maharani
12 May 2021 17:29 WIB, 2021
WHO lauds Indonesian leadership for promoting global solidarity and equal access to vaccine
09 March 2021 5:59 WIB, 2021