Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Humas Kantor Bea dan Cukai Lampung, Heri bungkam saat dikonfirmasi terkait penyegelan satu kontainer berisi senjata tempur US Army.

Saat dikonfirmasi terkait penyegelan senjata tersebut melalui pesan WhatsApp nya sebanyak tiga kali, di Bandarlampung, Minggu, Heri enggan mengangkat namun terlihat WhastApp nya terlihat berstatus online.

Saat mencoba dikirim melalui pesan WhatsApp ke ponselnya, pesan tersebut hanya di dibacanya dan tidak ada tanggapan sama sekali sebagai Humas Bea dan Cukai Lampung.

Kantor Bea dan Cukai Pelabuhan Panjang Lampung menyegel satu kontainer berisi senjata pada Jumat (22/7) malam. Pengiriman senjata diduga dari US Army tersebut tanpa terdapat daftar izin impor.

Belum ada keterangan resmi dari Kantor Bea dan Cukai Bandarlampung dan pihak terkait di Pelabuhan Panjang terkait keberadaan kontainer berisi senjata berlabel US Army tersebut.

Pihak Pelabuhan Panjang sendiri belum bisa memberikan keterangan maupun penjelasan soal itu.

Dari keterangan yang diperoleh, pengiriman senjata berlabel US Army menggunakan vendor PT JT Square. Namun,  belum diketahui perusahaan tersebut.


Pewarta : Damiri
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2024