Apriyani/ Fadia ke babak final di Singapura
Sabtu, 16 Juli 2022 21:28 WIB
Arsip - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) melakukan selebrasi dengan membuat lambang love usai mengalahkan ganda putri China Zhang Shu Xian/Zheng Yu pada babak final Malaysia Open di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (3/7/2022). ANTARA FOTO/HO/Humas PBSI/rwa.
Jakarta (ANTARA) - Keberhasilan ganda putri Indonesia melaju ke babak final Singapore Open 2022, Sabtu, ternyata harus diwarnai dengan cedera tumit yang dialami oleh Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Fadia, yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu, mengaku performanya kurang optimal akibat cedera di tumit kaki kiri yang sudah dirasakan sejak berlaga di Malaysia tiga pekan sebelumnya.
"Tumit kiri saya memang sudah terasa sakit dari Malaysia. Terasa sakit, terutama saat mengambil bola yang datangnya menghentak," tutur Fadia dalam informasi tertulis PP PBSI di Jakarta.
Meski terasa sakit, namun Fadia tetap bermain ngotot dan tampil habis-habisan bersama Apriyani. Bagi Fadia, posisi mereka yang sudah tampil hingga babak semifinal harus dimanfaatkan sebaik dan semaksimal mungkin untuk mendulang gelar juara yang sudah di depan mata.
"Maklum sudah tanggung di semifinal, harus memaksakan diri. Saya lupakan rasa sakit untuk merebut poin demi poin. Saya fokus ke permainan saja," ujar Fadia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Cedera tumit tak halangi Fadia merangsek ke babak final di Singapura
Fadia, yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu, mengaku performanya kurang optimal akibat cedera di tumit kaki kiri yang sudah dirasakan sejak berlaga di Malaysia tiga pekan sebelumnya.
"Tumit kiri saya memang sudah terasa sakit dari Malaysia. Terasa sakit, terutama saat mengambil bola yang datangnya menghentak," tutur Fadia dalam informasi tertulis PP PBSI di Jakarta.
Meski terasa sakit, namun Fadia tetap bermain ngotot dan tampil habis-habisan bersama Apriyani. Bagi Fadia, posisi mereka yang sudah tampil hingga babak semifinal harus dimanfaatkan sebaik dan semaksimal mungkin untuk mendulang gelar juara yang sudah di depan mata.
"Maklum sudah tanggung di semifinal, harus memaksakan diri. Saya lupakan rasa sakit untuk merebut poin demi poin. Saya fokus ke permainan saja," ujar Fadia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Cedera tumit tak halangi Fadia merangsek ke babak final di Singapura
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Daftar 24 tim lolos knock-out: Arsenal sempurna, Inter dan Madrid ikut playoff
29 January 2026 8:52 WIB