Moskow (ANTARA) - Rusia pada Jumat (24/6) mengatakan keputusan para pemimpin Uni Eropa (EU) untuk memberikan status calon anggota EU kepada Ukraina dan Moldova akan menimbulkan konsekuensi negatif.

Rusia juga mengatakan pemberian status tersebut bisa berarti "memperbudak" negara-negara tetangga EU.

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia Mariz Zakharova menyebut langkah EU tersebut sebagai upaya untuk merangsek ke lingkup pengaruh Rusia di Persemakmuran Negara-negara Independen (CIS), yang terdiri dari negara-negara bekas Soviet.

"Dengan memutuskan untuk memberikan status kandidat kepada Ukraina dan Moldova, Uni Eropa menegaskan terus secara aktif mengeksploitasi CIS pada tingkat geopolitik, menggunakannya untuk 'menahan; Rusia," katanya melalui pernyataan.

"Mereka tidak memikirkan konsekuensi negatif yang timbul dari langkah seperti itu," ujarnya.




Sumber: Reuters

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia peringatkan status Ukraina dan Moldova sebagai calon anggota EU

Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024