Saul Alvarez terapkan pola makan vegan jelang hadapi Bivol
Minggu, 10 April 2022 5:33 WIB
Foto arsip - Petinju Mexico Saul Canelo Alvarez merayakan kemenangannya atas Billy Joe Saunders asal Inggris dalam laga tinju kelas menengah super di AT&T Stadium, Arlington, Texas, AS, SABTU (8/5/2021). Canelo berhasil menang TKO atas Joe Saunders dengan TKO usai ronde delapan. ANTARA FOTO/REUTERS/ Jerome Miron-USA TODAY Sports/foc.
Jakarta (ANTARA) - Saul "Canelo" Alvarez menerapkan pola makan vegan sebagai persiapan menghadapi pemegang gelar juara dunia WBA Super divisi berat ringan (79,3kg) Dmitry Bivol yang akan bergulir di T-Mobile Arena, Las Vegas, 7 Mei.
Petinju 31 tahun itu mengaku mendapatkan banyak manfaat dari perubahan pola makan yang dilakukannya. "Saya merasa sangat baik, tubuh saya beradaptasi dengan sangat baik. Perut saya terasa sangat enak. Saya sangat merekomendasikannya," kata Alvarez dalam laman resmi WBA, Minggu.
Pria asal Guadalajara, Meksiko, ini menjelaskan perubahan pola makannya tidak terlalu drastis karena dia masih sesekali makan daging.
"Saya tidak terlalu rumit dalam hal makanan, saya beradaptasi dengan cepat. Itu bukan hal yang saya ambil sekaligus dan melepaskan semua yang saya makan. Saya berusaha menerapkan pola makan vegan dan jika suatu hari ada kesempatan makan daging atau ayam, saya tidak punya apa-apa. Tapi saya berusaha tetap makan vegan setiap pekannya," kata Alvarez.
Alvarez memutuskan kembali naik divisi dari menengah super ke berat ringan untuk menambah koleksi gelar juara dunia. Ini bukan kali pertama dia bertanding dalam kelas 79,3kg.
Sebelumnya, dia juga memberanikan diri menantang Sergey Kovalev dan berhasil meraih titel WBO divisi berat ringan. Kemudian, dia kembali ke kelas menengah super (76,2kg).
Pada pertandingan terakhir di MGM Grand, Grand Garden Arena, Las Vegas, 6 November 2021, Alvarez memastikan diri menjadi juara sejati kelas menengah super dengan mengoleksi empat versi gelar (WBA Super, IBF, WBO, dan WBC) usai menganvaskan Caleb Plant pada ronde 11.
Kemenangan tersebut memperpanjang rekor kemenangan Alvarez menjadi 57 (39 KO) dari total 60 pertandingan. Sisanya dia menelan satu kekalahan dan dua kali imbang.
Petinju 31 tahun itu mengaku mendapatkan banyak manfaat dari perubahan pola makan yang dilakukannya. "Saya merasa sangat baik, tubuh saya beradaptasi dengan sangat baik. Perut saya terasa sangat enak. Saya sangat merekomendasikannya," kata Alvarez dalam laman resmi WBA, Minggu.
Pria asal Guadalajara, Meksiko, ini menjelaskan perubahan pola makannya tidak terlalu drastis karena dia masih sesekali makan daging.
"Saya tidak terlalu rumit dalam hal makanan, saya beradaptasi dengan cepat. Itu bukan hal yang saya ambil sekaligus dan melepaskan semua yang saya makan. Saya berusaha menerapkan pola makan vegan dan jika suatu hari ada kesempatan makan daging atau ayam, saya tidak punya apa-apa. Tapi saya berusaha tetap makan vegan setiap pekannya," kata Alvarez.
Alvarez memutuskan kembali naik divisi dari menengah super ke berat ringan untuk menambah koleksi gelar juara dunia. Ini bukan kali pertama dia bertanding dalam kelas 79,3kg.
Sebelumnya, dia juga memberanikan diri menantang Sergey Kovalev dan berhasil meraih titel WBO divisi berat ringan. Kemudian, dia kembali ke kelas menengah super (76,2kg).
Pada pertandingan terakhir di MGM Grand, Grand Garden Arena, Las Vegas, 6 November 2021, Alvarez memastikan diri menjadi juara sejati kelas menengah super dengan mengoleksi empat versi gelar (WBA Super, IBF, WBO, dan WBC) usai menganvaskan Caleb Plant pada ronde 11.
Kemenangan tersebut memperpanjang rekor kemenangan Alvarez menjadi 57 (39 KO) dari total 60 pertandingan. Sisanya dia menelan satu kekalahan dan dua kali imbang.
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
John Herdman dan operator liga bahas sinkronisasi agenda kompetisi dengan timnas
31 January 2026 12:13 WIB
Play-off 16 besar Liga Champions: Madrid jumpa Benfica, Monaco tantang PSG
30 January 2026 20:44 WIB