Petenis Del Potro di ambang gantung raket
Minggu, 6 Februari 2022 6:29 WIB
Foto arsip - Petenis Argentina Juan Martin Del Potro beraksi di babak pertama permainan melawan petenis Jerman Peter Gojowczyk dalam kejuaraan tenis Wimbledon di All England Lawn Tennis and Croquet Club di London, Inggris, Selasa (3/7/2018). (REUTERS/Tony O'Brien)
Jakarta (ANTARA) - Petenis Argentina Juan Martin Del Potro sedang mempertimbangkan segera gantung raket dengan mengatakan cedera yang berulang membuat dua turnamen di Argentina dan Brazil bulan ini "mungkin" bakal menjadi turnamen terakhirnya.
"Ini salah satu pesan tersulit yang pernah saya hadapi dan komunikasikan," kata Del Potro kepada wartawan di Buenos Aires seperti dikutip Reuters, Minggu.
"Semua orang tahu dan menginginkan saya kembali bermain tenis. Mungkin tidak akan seperti itu dan sungguh akan lebih merupakan perpisahan ketimbang kembali."
Mantan peringkat tiga dunia itu terakhir memainkan pertandingan turnamen pada Juni 2019 di Queens di London. Dia cedera lutut dan sejak itu kesulitan untuk bugar penuh kembali.
"Lutut sudah menjadi mimpi buruk. Saya sudah berusaha memikirkan alternatif dan cara mengatasinya selama bertahun-tahun dan hari ini saya tidak bisa mengatasinya," kata dia. "Saya tak pernah membayangkan pensiun dari tenis selain di luar sana di lapangan."
Del Potro sudah bertekad bermain dalam Buenos Aires Open dan Rio de Janeiro Open yang keduanya berlangsung bulan ini.
Del Potro akan menghadapi rekan senegaranya Federico Delbonis dalam pertandingan pertamanya di Buenos Aires pada Selasa, sedangkan Rio de Janeiro Open dimulai pada 12 Februari.
"Ini salah satu pesan tersulit yang pernah saya hadapi dan komunikasikan," kata Del Potro kepada wartawan di Buenos Aires seperti dikutip Reuters, Minggu.
"Semua orang tahu dan menginginkan saya kembali bermain tenis. Mungkin tidak akan seperti itu dan sungguh akan lebih merupakan perpisahan ketimbang kembali."
Mantan peringkat tiga dunia itu terakhir memainkan pertandingan turnamen pada Juni 2019 di Queens di London. Dia cedera lutut dan sejak itu kesulitan untuk bugar penuh kembali.
"Lutut sudah menjadi mimpi buruk. Saya sudah berusaha memikirkan alternatif dan cara mengatasinya selama bertahun-tahun dan hari ini saya tidak bisa mengatasinya," kata dia. "Saya tak pernah membayangkan pensiun dari tenis selain di luar sana di lapangan."
Del Potro sudah bertekad bermain dalam Buenos Aires Open dan Rio de Janeiro Open yang keduanya berlangsung bulan ini.
Del Potro akan menghadapi rekan senegaranya Federico Delbonis dalam pertandingan pertamanya di Buenos Aires pada Selasa, sedangkan Rio de Janeiro Open dimulai pada 12 Februari.
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Piala Dunia U-17, Spanyol segel satu tempat di 16 besar seusai tekuk Mali 1-0
13 November 2023 23:53 WIB, 2023
Allegri yakin kemenangan atas Fiorentina 1-0 jadi titik balik Juventus
07 November 2021 6:19 WIB, 2021