Bandarlampung (ANTARA) - Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Subeno didampingi Wakil Ketua Umum II Frans Nurseto melepas tim Aju (Advance) KONI untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.
 
"Ada 17 orang yang berangkat untuk mengurus segala sesuatu untuk kontingen Lampung," kata Subeno, di Bandarlampung, Kamis.

Subeno mengatakan bahwa ini saat semuanya menjadikan PON Papua momentum kebersamaan dalam mencapai target 10 besar.

Ia mengajak untuk satukan pandangan dan langkah bekerjasama menyukseskan PON sesuai dengan tupoksinya masing-masing, baik yang teknis maupun nonteknis.

Tim advance, kata Subeno, adalah pendahulu dari seluruh kontingen. Tugasnya adalah melakukan pengecekan lapangan dari beberapa hal yang bersangkutan dengan pertandingan dan lain-lain. "Juga mengurus keperluan kontingen nonkampus (istilah untuk bagian kontingen yang tidak ditanggung panitia, Red)," ujarnya.

Subeno mengingatkan agar komunikasi berjalan dengan baik dan selalu mengonfirmasi ke pimpinan KONI Lampung jika terdapat persoalan di lapangan yang tak dapat diatasi.

"Komunikasi terus jalan ya. Ambil inisiatif jika bisa diatasi. Jika tidak segera konfirmasi ke kami," katanya lagi.

Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Frans Nurseto menegaskan bahwa inilah waktunya berjuang setelah lama menanti dan mempersiapkan diri.

"Saatnya kita 'perang' sekarang. Dimulai dari persiapan yang akan dicek dan disempurnakan oleh tim Aju," katanya.

Menurutnya, tak ada kata menyerah sebelum 'perang'. Dimulai dari tim Aju yang mempersiapkan segalanya, mengingat perhelatan dan perburuan medali akan segera mengikuti selanjutnya.

Sebanyak 17 personel tim Aju KONI Lampung akan dibagi menjadi empat klaster, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Timika, dan Kabupaten Merauke. 
Baca juga: PON Papua - Lampung optimistis panahan raih emas
Baca juga: Gubernur melepas kontingen Lampung untuk PON Papua

Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024