Presiden Jokowi sampaikan dukacita atas wafatnya Pramono Edhie Wibowo
Minggu, 14 Juni 2020 13:17 WIB
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya mantan Kasad Jenderal TNI (Purn.) Pramono Edhie Wibowo. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal (Purnawirawan) Pramono Edhie Wibowo.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat, saya mengucapkan turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya ke hadirat Allah Swt., Bapak Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, pada usia 65 tahun," kata Presiden dalam keterangannya di Istana Kepresidenan RI, Bogor, Jawa Barat, yang diunggah melalui kanal video Youtube, Minggu.
Kepala Negara mendoakan agar arwah beliau dan segala amalannya diterima serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah Swt.
"Beliau adalah mantan Kasad, seorang prajurit TNI yang sangat baik, dan semoga arwahnya diterima di sisi Allah Swt., diberikan tempat yang terbaik, dan yang ditinggalkan diberikan kesabaran," tuturnya.
Pramono Edhie Wibowo, yang merupakan adik ipar Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono, wafat pada usia ke-65, Sabtu (13/6) malam, karena sakit.
Pramono Edhie Wibowo sempat menjalani perawatan selama 3 jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat.
Setelah 3 jam mendapat perawatan medis, Pramono Edhie sempat mengalami anfal hingga meninggal dunia pada pukul 19.42 WIB, diduga akibat serangan jantung.
Jenazah disemayamkan di kediaman Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, sejak Sabtu malam.
Almarhum Pramono Edhie Wibowo akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada hari ini (Minggu).
Upacara pemakaman Pramono Edhie Wibowo rencananya dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat, saya mengucapkan turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya ke hadirat Allah Swt., Bapak Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, pada usia 65 tahun," kata Presiden dalam keterangannya di Istana Kepresidenan RI, Bogor, Jawa Barat, yang diunggah melalui kanal video Youtube, Minggu.
Kepala Negara mendoakan agar arwah beliau dan segala amalannya diterima serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah Swt.
"Beliau adalah mantan Kasad, seorang prajurit TNI yang sangat baik, dan semoga arwahnya diterima di sisi Allah Swt., diberikan tempat yang terbaik, dan yang ditinggalkan diberikan kesabaran," tuturnya.
Pramono Edhie Wibowo, yang merupakan adik ipar Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono, wafat pada usia ke-65, Sabtu (13/6) malam, karena sakit.
Pramono Edhie Wibowo sempat menjalani perawatan selama 3 jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat.
Setelah 3 jam mendapat perawatan medis, Pramono Edhie sempat mengalami anfal hingga meninggal dunia pada pukul 19.42 WIB, diduga akibat serangan jantung.
Jenazah disemayamkan di kediaman Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, sejak Sabtu malam.
Almarhum Pramono Edhie Wibowo akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada hari ini (Minggu).
Upacara pemakaman Pramono Edhie Wibowo rencananya dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Metro Jaya segera periksa tersangka kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi
07 November 2025 20:03 WIB
Prabowo sebut tingkat inflasi terjaga karena teknik pengendaliannya dirintis Jokowi
20 October 2025 21:48 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Wamen Koperasi dorong koperasi di Lampung Timur kelola komoditas unggulan daerah
05 May 2026 7:18 WIB
Pemkot Jakarta Utara tangkap 493 kg ikan sapu-sapu guna Jaga ekosistem perairan
29 April 2026 8:59 WIB