Grup musik Kotak rilis album baru pada 2020
Sabtu, 19 Oktober 2019 8:56 WIB
Grup musik Kotak usai temu media #TheNextStar TikTok di Jakarta, Jumat (18/10/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)
Jakarta (ANTARA) - Setelah melewati proses pembuatan album yang cukup lama, grup musik Kotak akan merilis album baru pada 2020.
"Persiapan album sudah dinyatakan selesai. Tapi, rilisnya tahun depan, Insha Allah," ujar pemain bas Kotak Chua, usai temu media #TheNextStar TikTok di Jakarta, Jumat.
Sementara Cella, sang gitaris, menjelaskan penggarapan album tersebut memakan waktu beberapa bulan, setelah lokakarya yang dilakukan di Jogja pada 2018.
Penggarapan album yang dilanjutkan dengan penggarapan teknis studio itu memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan.
"Baru semalam finishing, kirim barang sebelum mastering, selesai," kata Cella.
Sang vokalis, Tantri, mengatakan album tersebut akan menjadi penggarapan album terlama bagi Kotak diibandingkan dengan album-album sebelumnya.
Bukan karena penundaan, penggarapan album yang panjang terjadi karena jadwal Kotak yang padat sehingga mereka harus "menyicil waktu recording" di sela kesibukan manggung.
Kehamilan kedua Tantri juga membuat album baru Kotak tersebut harus dirilis pada 2020. Mereka juga menyuguhkan konsep berbeda untuk Sahabat Kotak, sebutan bagi para penggemar grup yang terbentuk pada 2004 itu.
"Karena memang kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda, yang menurut kami juga memuaskan kami sebagai yang bikin," ujar Tantri.
"Jadi biar orang-orang juga 'oh ternyata ini yang digarap sama Kotak' karena memang sudah lama banget tidak mengeluarkan album," kata Tantri.
Album baru, nuansa baru
Album terbaru tersebut, menurut Cella, akan penuh kejutan.
"Musiknya lebih memberikan paduan warna baru, tapi tidak meninggalkan benang merahnya," ujar Cella.
Cella mengatakan akan ada unsur-unsur musik yang tengah digandrungi saat ini, misalnya elektonik, dubstep dan IDM.
"Tapi tetep ada rock-nya juga. Rock-nya enggak boleh dihilangkan karena itu benang merah," kata dia.
Meramu musik yang berbeda dari musik yang diusung Kotak sudah menjadi kebiasaan bagi Kotak sejak terbentuk, terlebih Kotak sekaligus sebagai produser album baru tersebut.
Peran itu lantas membuat setiap album Kotak memiliki warna beda-beda dengan musik yang tetap sama.
"Untuk album itu, kami semua produserin sendiri," ujar Tantri.
"Persiapan album sudah dinyatakan selesai. Tapi, rilisnya tahun depan, Insha Allah," ujar pemain bas Kotak Chua, usai temu media #TheNextStar TikTok di Jakarta, Jumat.
Sementara Cella, sang gitaris, menjelaskan penggarapan album tersebut memakan waktu beberapa bulan, setelah lokakarya yang dilakukan di Jogja pada 2018.
Penggarapan album yang dilanjutkan dengan penggarapan teknis studio itu memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan.
"Baru semalam finishing, kirim barang sebelum mastering, selesai," kata Cella.
Sang vokalis, Tantri, mengatakan album tersebut akan menjadi penggarapan album terlama bagi Kotak diibandingkan dengan album-album sebelumnya.
Bukan karena penundaan, penggarapan album yang panjang terjadi karena jadwal Kotak yang padat sehingga mereka harus "menyicil waktu recording" di sela kesibukan manggung.
Kehamilan kedua Tantri juga membuat album baru Kotak tersebut harus dirilis pada 2020. Mereka juga menyuguhkan konsep berbeda untuk Sahabat Kotak, sebutan bagi para penggemar grup yang terbentuk pada 2004 itu.
"Karena memang kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda, yang menurut kami juga memuaskan kami sebagai yang bikin," ujar Tantri.
"Jadi biar orang-orang juga 'oh ternyata ini yang digarap sama Kotak' karena memang sudah lama banget tidak mengeluarkan album," kata Tantri.
Album baru, nuansa baru
Album terbaru tersebut, menurut Cella, akan penuh kejutan.
"Musiknya lebih memberikan paduan warna baru, tapi tidak meninggalkan benang merahnya," ujar Cella.
Cella mengatakan akan ada unsur-unsur musik yang tengah digandrungi saat ini, misalnya elektonik, dubstep dan IDM.
"Tapi tetep ada rock-nya juga. Rock-nya enggak boleh dihilangkan karena itu benang merah," kata dia.
Meramu musik yang berbeda dari musik yang diusung Kotak sudah menjadi kebiasaan bagi Kotak sejak terbentuk, terlebih Kotak sekaligus sebagai produser album baru tersebut.
Peran itu lantas membuat setiap album Kotak memiliki warna beda-beda dengan musik yang tetap sama.
"Untuk album itu, kami semua produserin sendiri," ujar Tantri.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
HYDE obati kerinduan penggemar, jadi penampilan perdana di Indonesia sejak 2012
02 November 2025 17:01 WIB
Anggota Komisi III DPR minta Polri tindak tegas pelaku yang intimidasi band Sukatani
24 February 2025 16:53 WIB
Terpopuler - Musik dan Film
Lihat Juga
Paul McCartney ungkap rencana pensiun usai The Beatles bubar pada 1970
23 March 2023 22:25 WIB, 2023
Indonesia raih empat penghargaan utama dari Festival Film Pariwisata Jepang
17 March 2023 22:10 WIB, 2023
Konser 30 tahun Dewa 19 bisa disaksikan ulang secara streaming lewat Video Legend TV
10 March 2023 11:31 WIB, 2023
Wajah "Goodfather of Broken Heart" Didi Kempot tampil di Google Doodle
26 February 2023 10:07 WIB, 2023
Debut film "Ant-Man 3" diharapkan bisa tembus Rp3,8 triliun di box office secara global
15 February 2023 9:37 WIB, 2023