Menkominfo: Ada 500 ribu website sebarkan hoaks Papua
Selasa, 3 September 2019 5:46 WIB
Menkominfo Rudiantara di Padang, Senin (2/9/2019). (ANTARA /Miko Elfisha)
Padang (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan, sebanyak 500 ribu URL (Uniform Resource Locator) atau alamat website terdeteksi menyebar hoaks yang berpotensi memperkeruh situasi di Papua dan Papua Barat sehingga layanan internet di daerah itu masih dibatasi.
"Jumlahnya masih sangat tinggi. Kontennya tidak hanya berita bohong tapi juga menghasut dan mengadu domba," kata Menteri di Padang, Senin.
Ia menyebut pemulihan akses akan dilakukan secara bertahap, tergantung situasi di Papua terkini dan Papua Barat terkini.
Ada 29 kabupaten dan kota di Provinsi Papua dan 13 kabupaten di Papua Barat yang saat ini masih dibatasi akses internetnya.
"Menkopolhukam sudah memastikan daerah yang kondusif akan dipulihkan. Kita sudah ketemu provider untuk membahas skenario pemulihan itu," ujarnya.
Saat ini sudah ada tim yang menilai situasi Papua terkini. Jika memang sudah kondusif, akan dipulihkan per daerah.
Situasi yang tidak kondusif terjadi di Papua dan Papua Barat akibat aksi demonstrasi yang berlangsung anarkis. Untuk meredam situasi pemerintah membatasi akses internet di daerah itu.
"Jumlahnya masih sangat tinggi. Kontennya tidak hanya berita bohong tapi juga menghasut dan mengadu domba," kata Menteri di Padang, Senin.
Ia menyebut pemulihan akses akan dilakukan secara bertahap, tergantung situasi di Papua terkini dan Papua Barat terkini.
Ada 29 kabupaten dan kota di Provinsi Papua dan 13 kabupaten di Papua Barat yang saat ini masih dibatasi akses internetnya.
"Menkopolhukam sudah memastikan daerah yang kondusif akan dipulihkan. Kita sudah ketemu provider untuk membahas skenario pemulihan itu," ujarnya.
Saat ini sudah ada tim yang menilai situasi Papua terkini. Jika memang sudah kondusif, akan dipulihkan per daerah.
Situasi yang tidak kondusif terjadi di Papua dan Papua Barat akibat aksi demonstrasi yang berlangsung anarkis. Untuk meredam situasi pemerintah membatasi akses internet di daerah itu.
Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemkomdigi bersama Indosat beri bantuan fasilitas internet ke Aceh Tamiang
01 January 2026 18:47 WIB
Indosat tingkatkan kapasitas jaringan untuk libur Natal dan Tahun Baru 2026
19 December 2025 20:56 WIB
Komdigi ajak masyarakat untuk aktif awasi risiko penggunaan digital pada anak
16 November 2025 9:51 WIB
Telkomsel luncurkan EZnet: Internet rumah stabil, cepat, dan ramah di kantong
25 September 2025 14:49 WIB
Warga Bandarlampung keluhkan jaringan internet Indihome putus hampir 20 jam
16 September 2025 10:10 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Gubernur DKI Jakarta sampaikan duka cita pada pengendara mobil yang tewas saat macet
23 January 2026 11:36 WIB