Turki kirim pemantau ke Xinjiang China
Selasa, 30 Juli 2019 20:41 WIB
Suasana Grand Bazaar International, pusat keramaian terbesar di Urumqi, Ibu Kota Xinjiang, China, pada awal tahun 2019. (M. Irfan Ilmie)
Ankara (ANTARA) - Turki akan mengirim tim pemantau ke wilayah Xinjiang di China, kata Menteri Luar Negeri Turki pada Selasa.
Hal itu disampaikan seusai membahas kondisi orang-orang Turki Uighur dengan mitranya China.
China menghadapi kecaman internasional yang berkembang atas pendirian apa yang disebut sebagai pusat pelatihan kejuruan untuk memerangi ekstremisme di Xinjiang, rumah bagi sebagian besar orang Muslim Uighur yang berbicara bahasa Turki. Banyak negara Barat yang menganggap kamp tersebut sebagai tempat pengasingan.
Turki merupakan satu-satunya negara Muslim yang selalu menyuarakan keprihatinan tentang situasi di Xinjiang, termasuk di Dewan HAM PBB pada Februari lalu.
Sumber: Reuters
Hal itu disampaikan seusai membahas kondisi orang-orang Turki Uighur dengan mitranya China.
China menghadapi kecaman internasional yang berkembang atas pendirian apa yang disebut sebagai pusat pelatihan kejuruan untuk memerangi ekstremisme di Xinjiang, rumah bagi sebagian besar orang Muslim Uighur yang berbicara bahasa Turki. Banyak negara Barat yang menganggap kamp tersebut sebagai tempat pengasingan.
Turki merupakan satu-satunya negara Muslim yang selalu menyuarakan keprihatinan tentang situasi di Xinjiang, termasuk di Dewan HAM PBB pada Februari lalu.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Panda kembar akan dipulangkan ke China, ribuan warga Jepang antre berpamitan
21 December 2025 9:22 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB