Dua petugas kesehatan Ebola di Kongo timur tewas
Selasa, 16 Juli 2019 4:30 WIB
Wartawan tulis Reuters Alessandra Prentice memakai pakaian pelindung Ebola saat pelatihan di Butembo, di Republik Demokratik Kongo, 24 Maret 2019. Foto diambil tanggal 24 Maret 2019. (REUTERS/Baz Ratner)
Goma (ANTARA) - Penyerang tak dikenal membunuh dua pekerja kesehatan Ebola di Kongo timur pada akhir pekan, menurut Kementerian Kesehatan.
Insiden itu merupakan yang terbaru dalam serentetan serangan yang menghambat upaya pemberantasan virus mematikan Ebola.
Ketidakpercayaan pejabat kesehatan setempat dan kekerasan milisi di Kongo yang bergejolak menyebabkan peningkatan jumlah kasus baru. Hampir 2.500 orang terinfeksi dan lebih dari 1.600 orang tewas dalam wabah terbesar kedua sepanjang sejarah.
Puluhan responden terluka atau tewas dalam sejumlah serangan sepanjang tahun ini.
Dua korban tewas, yang merupakan pekerja komunitas dekat Mukulia di Provinsi Kivu Utara, menerima ancaman sejak Desember dan seorang di antaranya pernah diserang, menurut pernyataan Kementerian.
Kasus Ebola pertama di Kota Goma Kongo Timur ditemukan pada Minggu. Kasus itu meningkatkan kekhawatiran bahwa virus tersebut dapat menyebar dengan cepat di daerah padat penduduk di dekat perbatasan Rwanda.
Goma, kota tepi danau berpenduduk 1 juta, terletak lebih dari 350 km selatan dari lokasi wabah Ebola pertama kali ditemukan setahun yang lalu.
Baca juga: Virus ebola mampu bertahan di sperma selama sembilan bulan
Sumber: Reuters
Insiden itu merupakan yang terbaru dalam serentetan serangan yang menghambat upaya pemberantasan virus mematikan Ebola.
Ketidakpercayaan pejabat kesehatan setempat dan kekerasan milisi di Kongo yang bergejolak menyebabkan peningkatan jumlah kasus baru. Hampir 2.500 orang terinfeksi dan lebih dari 1.600 orang tewas dalam wabah terbesar kedua sepanjang sejarah.
Puluhan responden terluka atau tewas dalam sejumlah serangan sepanjang tahun ini.
Dua korban tewas, yang merupakan pekerja komunitas dekat Mukulia di Provinsi Kivu Utara, menerima ancaman sejak Desember dan seorang di antaranya pernah diserang, menurut pernyataan Kementerian.
Kasus Ebola pertama di Kota Goma Kongo Timur ditemukan pada Minggu. Kasus itu meningkatkan kekhawatiran bahwa virus tersebut dapat menyebar dengan cepat di daerah padat penduduk di dekat perbatasan Rwanda.
Goma, kota tepi danau berpenduduk 1 juta, terletak lebih dari 350 km selatan dari lokasi wabah Ebola pertama kali ditemukan setahun yang lalu.
Baca juga: Virus ebola mampu bertahan di sperma selama sembilan bulan
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Delapan orang dilaporkan tewas pada kecelakaan jatuhnya helikopter PBB di Kongo
30 March 2022 14:49 WIB, 2022
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB