Katedral Notre Dame terbakar, pemicunya masih diselidiki
Selasa, 16 April 2019 12:54 WIB
Kebakaran melanda bangunan Gereja Katedral Notre Dame, Paris, Senin (15/4/2019). Gereja Notre Dam merupakan bangunan kuno yang dibangun pada 1163 pada masa pemerintahan Lois VII. Katedral direnovasi besar-besaran pada tahun 1845. Katedral ini termasuk salah satu gereja roman katolik yang terkenal di seluruh dunia. ANTARA FOTO/REUTERS/Benoit Tessier/pras.
Paris (ANTARA) - Pemicu kebakaran yang melanda ikon bersejarah Katedral Notre-Dame di Paris hingga kini belum diketahui dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan, demikian informasi Menteri muda Dalam Negeri Pancis, Laurent Nunez pada Selasa.
"Kebakaran berhasil ditangani namun belum sepenuhnya padam" kata Nunez saat konferensi pers yang digelar tepat di depan Notre-Dame.
Kebakaran hebat meluluhlantakkan Notre-Dame pada Senin malam, melahap habis atapnya dan menarik keprihatinan warga Prancis maupun masyarakat dunia. Pemadam kebakaran berhasil mengamankan menara lonceng utama dan dinding luar bangunan sebelum akhirnya kobaran api dipadamkan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan aksi peduli internasional akan diluncurkan guna menggalang dana untuk membangun kembali Katedral Notre-Dame.
Sumber: Reuters
"Kebakaran berhasil ditangani namun belum sepenuhnya padam" kata Nunez saat konferensi pers yang digelar tepat di depan Notre-Dame.
Kebakaran hebat meluluhlantakkan Notre-Dame pada Senin malam, melahap habis atapnya dan menarik keprihatinan warga Prancis maupun masyarakat dunia. Pemadam kebakaran berhasil mengamankan menara lonceng utama dan dinding luar bangunan sebelum akhirnya kobaran api dipadamkan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan aksi peduli internasional akan diluncurkan guna menggalang dana untuk membangun kembali Katedral Notre-Dame.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB