Lahan Permukiman Bagi Pengungsi Tsunami
Kamis, 3 Januari 2019 15:45 WIB
Tsunami Selat Sunda menyebabkan kerusakan di Lampung dan Banten (Damiri/Antaranews Lampung)
Lampung Selatan (Antaranews Lampung) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo agar merelokasi masyarakat pesisir Desa Waymuli, Kecamatan Rajabasa, yang terdampak tsunami, dengan langkah awal mensurvei lahan yang akan dibangun permukiman.
"Kemarin ada info tanah dua hektare di Desa Waymuli. Hari ini rencananya kita survei, nanti tim ke sana, hasil rapat kemarin begitu," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, I Ketut Sukerta, ketika dihubungi via teleponnya, di Lampung Selatan, Kamis.
Ketut menjelaskan di Desa Way Muli, sedikitnya 50 rumah hancur. Oleh karena itu, lanjut dia, lahan yang ada untuk untuk warga Way Muli dulu.
Sementara, untuk warga lainnya yang juga terdampak tsunami akan direlokasi ke tempat lain dan lahannya tengah dicarikan.
"Kalau yang lain tengah diupayakan. Kalau mau di Kalianda kita siapkan, karena Pemda Lampung Selatan punya tanah di sekitaran pemda," ujarnya.
Untuk warga Pulau Sebesi akan direlokasi di pulau setempat tapi ditempat lebih tinggi dari pantai.
Sebelumnya, saat Presiden Joko Widodo mengunjungi korban tsunami di Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (2/1) kemarin telah memerintahkan pembangunan permukiman untuk merelokasi masyarakat pesisir Lampung Selatan yang terkena dampak tsunami Selat Sunda.
Presiden mengatakan segera akan dibangun permukiman seluas dua hektare, sekitar 400 meter dari bibir pantai yang terletak di Desa Way Muli.
"Kemarin ada info tanah dua hektare di Desa Waymuli. Hari ini rencananya kita survei, nanti tim ke sana, hasil rapat kemarin begitu," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, I Ketut Sukerta, ketika dihubungi via teleponnya, di Lampung Selatan, Kamis.
Ketut menjelaskan di Desa Way Muli, sedikitnya 50 rumah hancur. Oleh karena itu, lanjut dia, lahan yang ada untuk untuk warga Way Muli dulu.
Sementara, untuk warga lainnya yang juga terdampak tsunami akan direlokasi ke tempat lain dan lahannya tengah dicarikan.
"Kalau yang lain tengah diupayakan. Kalau mau di Kalianda kita siapkan, karena Pemda Lampung Selatan punya tanah di sekitaran pemda," ujarnya.
Untuk warga Pulau Sebesi akan direlokasi di pulau setempat tapi ditempat lebih tinggi dari pantai.
Sebelumnya, saat Presiden Joko Widodo mengunjungi korban tsunami di Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (2/1) kemarin telah memerintahkan pembangunan permukiman untuk merelokasi masyarakat pesisir Lampung Selatan yang terkena dampak tsunami Selat Sunda.
Presiden mengatakan segera akan dibangun permukiman seluas dua hektare, sekitar 400 meter dari bibir pantai yang terletak di Desa Way Muli.
Pewarta : Muklasin
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: InaTEWS jadi andalan deteksi aktivitas bahaya megathrust Selat Sunda
13 August 2024 5:48 WIB, 2024
BMKG tegaskan gempa Selat Sunda dirasakan warga Lampung tak berpotensi tsunami
03 May 2020 17:25 WIB, 2020
PMI petakan kawasan rawan bencana di 4 desa terdampak tsunami Selat Sunda
05 March 2020 20:27 WIB, 2020
Sekdaprov Lampung Serahkan Bantuan Sebesar Rp330 Juta Kepada Korban Tsunami
21 March 2019 19:58 WIB, 2019
Global wakaf-ACT salurkan air bersih untuk korban tsunami Selat Sunda
28 February 2019 19:43 WIB, 2019
Terpopuler - Lampung Selatan
Lihat Juga
Bupati Lampung Selatan pastikan program KNMP berdampak nyata bagi warga pesisir
08 June 2026 8:31 WIB
Pemkab Lampung Selatan gandeng Lanal Lampung perkuat keselamatan wisata pantai
03 June 2026 21:08 WIB
Masyarakat Lampung Selatan dibebaskan denda pajak kendaraan hingga 31 Agustus 2026
03 June 2026 6:22 WIB
Pemkab Lampung Selatan percepat reformasi kerja ASN tingkatkan pelayanan publik
13 May 2026 19:18 WIB