710 Rumah Hancur Akan Dibangun
Rabu, 2 Januari 2019 15:27 WIB
Tsunami Selat Sunda menyebabkan kerusakan parah di sejumlah lokasi di Lampung dan Banten (Muklasin/Antaranews Lampung)
Kalianda, Lampung Selatan (Antaranews Lampung) - Sebanyak 710 rumah yang hancur akibat terjangan tsunami di Lampung akan dibangun dan direlokasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan Kementerian PUPR.
"Pemprov Lampung akan membantu relokasi dan pembangunan rumah bagi korban bencana tsunami di Lampung," kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, di
saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bencana tsunami di Desa Kunjir dan Way Muli, Lampung Selatan, Rabu siang.
Menurutnya, sekitar 710 hunian tetap yang akan dibangun untuk menggantikan rumah warga yang hancur tersapu tsunami Selat Sunda.
Sementara itu Presiden Joko Widodo mengimbau agar warga sebaiknya tidak membangun rumah atau bangunan lainnya terlalu dekat dengan pantai.
Selain itu Presiden juga menyatakan akan merelokasi dan rehabilitasi rumah warga secepatnya.
"Saya imbau agar tidak mendirikan bangunan terlalu dekat dengan bibir pantai, jarak aman terdekat itu sebaiknya 400 meter dari bibir pantai. Untuk relokasi dan rehabilitasi akan kita lakukan secepatnya, paling lambat tiga bulan selesai," kata Jokowi.
Saat ini, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung terus berkoordinasi dalam penanganan korban tsunami, seperti penanganan pengungsi, layanan kesehatan, dan pendataan terkait sarana dan prasarana yang rusak.
"Pemprov Lampung akan membantu relokasi dan pembangunan rumah bagi korban bencana tsunami di Lampung," kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, di
saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bencana tsunami di Desa Kunjir dan Way Muli, Lampung Selatan, Rabu siang.
Menurutnya, sekitar 710 hunian tetap yang akan dibangun untuk menggantikan rumah warga yang hancur tersapu tsunami Selat Sunda.
Sementara itu Presiden Joko Widodo mengimbau agar warga sebaiknya tidak membangun rumah atau bangunan lainnya terlalu dekat dengan pantai.
Selain itu Presiden juga menyatakan akan merelokasi dan rehabilitasi rumah warga secepatnya.
"Saya imbau agar tidak mendirikan bangunan terlalu dekat dengan bibir pantai, jarak aman terdekat itu sebaiknya 400 meter dari bibir pantai. Untuk relokasi dan rehabilitasi akan kita lakukan secepatnya, paling lambat tiga bulan selesai," kata Jokowi.
Saat ini, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung terus berkoordinasi dalam penanganan korban tsunami, seperti penanganan pengungsi, layanan kesehatan, dan pendataan terkait sarana dan prasarana yang rusak.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Realisasi penyaluran bantuan pangan Lampung hingga awal Juni capai 21.655.540 kilogram
07 June 2026 16:35 WIB
Kementan sebut bantuan benih tanaman pangan di Lampung pada 2026 capai Rp69,97 miliar
26 May 2026 21:59 WIB
Terpopuler - Pemprov Lampung
Lihat Juga
Pemprov Lampung segera kembangkan Kawasan Industri Way Kanan untuk hilirisasi
24 April 2026 18:04 WIB