Bandarlampung  (ANTARA Lampung) - Sejumlah camat, lurah, kepala desa, tokoh dan pembina karang taruna berprestasi mendapatkan penghargaan Satya Lencana Adhitya Karya Mahatva Yodha.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung Bayana di Bandarlampug, Kamis mengatakan penghargaan itu diberikan pada acara puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Bulan Bakti Karang Taruna, Jambore PSKS Provinsi Lampung 2015 di Tiuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (16/12).

"Acara itu dihadiri Wakil Gunernur Lampung Bachtiar Basri," katanya.

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengungkapkan kebanggaannya kepada Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat menujukan prestasi dalam bidang pembangunan khususnya pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, peringatan HKSN saat ini dilaksanakan dalam bentuk Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial sebagai upaya percepatan Gerakan Indonesia Peduli (GIP) menuju terwujudnya Indonesia Baru.

Tujuannya menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat serta meningkatkan jumlah masyarakat peduli dalam penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

"HKSN adalah instrumen menuju gerakan masayarakat dari dan oleh masyarakat menuju masyarakat Indonesia sejahtera," ujarnya.

HKSN, lanjutnya, menganut tiga prinsif, yaitu dari, oleh dan untuk masyarakat, tridaya, dan berkelanjutan.

Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad menjelaskan akan merencanakan pembentukan Tiuh (desa) yang akan mencerminkan aktivitas generasi muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

"Sehingga Tulang Bawang Barat yang dulunya merupakan daerah tempat tujuan dan bukan daerah lintasan akan segera terjawab menjadi daerah tujuan dan daerah lintasan," jelasnya.

Ketua Bidang Perekonomian dan Kewirausahaan Karang Taruna Nasional Iwan Renaldo Syarif mengatakan momentum itu merupakan wahana yang strategis dalam evaluasi kegiatan dan program Karang Taruna dalam upaya kesejahteraan sosial generasi muda.

"Sebanyak 65.000 karang taruna merupakan potensi dalam rangka pembinaan generasi muda namun secara kualitatif masih banyak yang perlu pembinaan khusus," tambahnya.