Lampung Timur (ANTARA Lampung) - Sejumlah konsumen ibu rumah tangga menjelang Idulfitri 1436 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Jumat (17/7), mengeluhkah kenaikan harga bahan pokok di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Menurut sejumlah ibu rumah tangga di beberapa kawasan perkampungan di Kabupaten Lampung Timur, Selasa, umumnya mengeluhkan kecenderungan kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok mendekati Lebaran tahun 2015 ini.

Ismah (38), ibu rumah tangga berputra dua di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai menyebutkan harga-harga kebutuhan pokok saat ini telah naik, seperti harga telur ayam ras per kg Rp24 ribu, dari sebelumnya Rp22 ribu/kg, gula pasir saat ini Rp12 ribu/kg, dari semula Rp10 ribu/kg.

"Padahal saat ini kebutuhan gula pasir cukup tinggi, tapi harganya juga naik tinggi, meskipun banyak ibu-ibu yang membuat kue menghadapi Lebaran ini," kata Ismah lagi.

"Untuk cabai juga mengalami kenaikan harga cukup tinggi, saat ini harga cabai merah besar Rp50 ribu per kg," katanya lagi.

Menurutnya, kenaikan harga cabai mulai terjadi sejak pertengahan bulan puasa ini.

Sedangkan harga cabai rawit saat ini Rp.45 ribu/kg. "Tapi harga bawang merah mengalami penurunan, sekarang harganya Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kg," ujarnya lagi.

Sejumlah pedagang sembako di Pasar Srigading Kecamatan Labuhan Maringgai, Dedi (30) membenarkan kenaikan harga sembako tersebut.

Namun menurutnya, kenaikan harga bahan kebutuhan pokok itu sebenarnya masih relatif wajar, mengingat hanya beberapa barang yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi.

"Harga bahan pokok lainnya masih normal, hanya kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit yang naik cukup tinggi, saat ini harganya berkisar Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kg," ujarnya lagi.

Dedi juga menyebutkan, harga daging sapi saat ini mencapi Rp110 ribu/kg.

Sejumlah ibu rumah tangga di Purbolinggo, antara lain Fitri (35), juga mengeluhkan kenaikan harga sembako itu, dan membenarkan kenaikan harga tertinggi sampai saat ini hanya cabai merah dan cabai rawit.

Sedangkan kenaikan harga barang lainya masih relatif normal.

"Hanya cabai yang mengalami kenaikan, ada pedagang yang menjual Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kg, ada juga yang menjual Rp.60 ribu per kg," katanya lagi.

Fitri juga menyebutkan, harga daging seperti ayam potong di daerahnya di Kecamatan Purbolinggo Rp28 ribu per kg, sedangkan harga daging sapi mencapai Rp105 ribu/kg.

Aridawati (50), ibu rumah tangga di Desa Pakuan Aji Kecamatan Sukadana menyebutkan, kenaikan harga bahan kebutuhan pokok juga terjadi di daerahnya tapi kenaikannya masih relatif kecil.

Ia menyebutkan, harga gula pasir saat ini Rp11 ribu/kg, tomat kecil Rp10 ribu/kg, dan telur ayam ras Rp21 ribu/kg.

"Harga cabai di sini antara Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kg, cabai merah Rp40 ribu per kg, sedangkan cabai rawit Rp35 ribu per kg" ujarnya lagi. (Ant)