Sel Punca Apel Efektif Regenerasi Kulit
Selasa, 10 Maret 2015 20:31 WIB
Jakarta, (ANTARA Lampung) - Praktisi kesehatan Larry Wijaya mengatakan sel punca pada apel efektif untuk meregenerasi kulit dan mencegah penuaan dini.
"Apel yang dimaksud adalah apel unik yang hidup di dalam hutan di pegunungan Swiss. Apel ini bernama Uttwiler Spatlauber unik karena bisa menyembuhkan dirinya sendiri," ujar Larry dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Bahkan pada saat apel tersebut dipetik, apel tersebut dapat bertahan selama lebh kurang empat bulan.
Meski demikian, apel tersebut kurang enak jika dimakan karena rasanya kurang enak dan sepat. Namun apel tersebut mempunyai manfaat bagi manusia karena dapat memperbaiki sel-sel rusak serta membentuk sel-sel baru, mengandung antioksidan yang tinggi, mengurangi komedo dan jerawat, melembabkan kulit, mencegah kekurangan pada kulit, dan membuat awet muda.
Larry menambahkan proses penuaan berhubungan erat dengan sel punca pada tubuh manusia. Penyebab lainnya adalah penurunan metabolisme dan jaringan kulit.
"Sel punca apel tersebut merupakan ransangan yang tepat bagi tubuh manusia, sehingga kulit menjadi elastis dan sehat," terang Larry yang juga pendiri perusahaan kesehatan BioGree Science itu.
Sel punca tersebut dari apel itu kemudian dikembangbiakkan oleh ilmuwan Swiss dari perusahaan Mibelle Biochemistry.
"Sel punca apel tersebut banyak digunakan di negara maju. Bahkan sejumlah pesohor dunia sudah mengkonsumsinya dalam bentuk serbuk seperti Michelle Obama, Jennifer Lopez, Victoria Beckham, dan lainnya," tukas dia.
"Apel yang dimaksud adalah apel unik yang hidup di dalam hutan di pegunungan Swiss. Apel ini bernama Uttwiler Spatlauber unik karena bisa menyembuhkan dirinya sendiri," ujar Larry dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Bahkan pada saat apel tersebut dipetik, apel tersebut dapat bertahan selama lebh kurang empat bulan.
Meski demikian, apel tersebut kurang enak jika dimakan karena rasanya kurang enak dan sepat. Namun apel tersebut mempunyai manfaat bagi manusia karena dapat memperbaiki sel-sel rusak serta membentuk sel-sel baru, mengandung antioksidan yang tinggi, mengurangi komedo dan jerawat, melembabkan kulit, mencegah kekurangan pada kulit, dan membuat awet muda.
Larry menambahkan proses penuaan berhubungan erat dengan sel punca pada tubuh manusia. Penyebab lainnya adalah penurunan metabolisme dan jaringan kulit.
"Sel punca apel tersebut merupakan ransangan yang tepat bagi tubuh manusia, sehingga kulit menjadi elastis dan sehat," terang Larry yang juga pendiri perusahaan kesehatan BioGree Science itu.
Sel punca tersebut dari apel itu kemudian dikembangbiakkan oleh ilmuwan Swiss dari perusahaan Mibelle Biochemistry.
"Sel punca apel tersebut banyak digunakan di negara maju. Bahkan sejumlah pesohor dunia sudah mengkonsumsinya dalam bentuk serbuk seperti Michelle Obama, Jennifer Lopez, Victoria Beckham, dan lainnya," tukas dia.
Pewarta : Indriani
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kakanwil Ditjenpas Lampung dalami narapidana yang diduga gunakan sabu di dalam sel
01 August 2025 15:19 WIB
Rutan Pekanbaru pindahkan 14 petugas buntut video narapidana pesta narkoba
21 April 2025 17:39 WIB, 2025
10 anggota DPRD Muara Enim menempati sel isolasi di Rutan Palembang
08 February 2022 21:52 WIB, 2022
Ketua DPR minta sel kerangkeng di rumah Bupati Langkat diusut tuntas
26 January 2022 15:56 WIB, 2022
Tujuh polisi diperiksa terkait kematian tahanan di sel Polsek Katikutana
13 December 2021 12:38 WIB, 2021
Peneliti Jepang ciptakan masker berlapis sel burung unta deteksi COVID-19
11 December 2021 5:20 WIB, 2021