Siapa Sebenarnya Penemu Benua Amerika?
Minggu, 16 November 2014 7:46 WIB
Istanbul (Antara/AFP/ANTARA Lampung) - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Sabtu mengatakan bahwa Amerika ditemukan oleh para pelaut Muslim di abad ke-12, hampir tiga abad sebelum Christopher Columbus menginjakkan kaki di sana.
"Kontak-kontak antara Amerika Latin dan Islam berikhwal sejak abad ke-12.
"Para Muslim menemukan Amerika pada 1178, tidak Christopher Columbus," kata presiden konservatif itu dalam pidato televisi selama KTT para pemimpin Muslim dari Amerika Latin di Istanbul.
"Para pelaut Muslim tiba di Amerika dari 1178. Columbus menyebutkan keberadaan masjid di satu bukit di pantai Kuba," kata Erdogan.
Erdogan mengatakan bahwa Ankara bahkan siap untuk membangun masjid di lokasi yang disebutkan oleh penjelajah Genoa.
"Saya ingin berbicara tentang hal itu kepada saudara-saudara saya di Kuba. Masjid akan hadir dengan sempurna di bukit itu hari ini," kata pemimpin Turki itu.
Buku-buku sejarah mengatakan, bahwa Columbus menginjakkan kaki di benua Amerika pada tahun 1492 karena ia mencari rute maritim baru untuk ke India.
Sebuah minoritas kecil sarjana Muslim baru-baru ini menyarankan kahadiran Muslim lebih dulu di Amerika, meskipun tidak ada reruntuhan bangunan Islam pra-Columbus yang pernah ditemukan.
Dalam satu artikel yang kontroversial yang diterbitkan pada tahun 1996, sejarawan Youssef Mroueh mengacu pada catatan harian dari Columbus menyebutkan bahwa sebuah masjid ada di Kuba.
Tetapi bagian secara luas dipahami sebagai referensi metafora untuk bentuk landsekap.
Penerjemah: A. Krisna.
Sabtu mengatakan bahwa Amerika ditemukan oleh para pelaut Muslim di abad ke-12, hampir tiga abad sebelum Christopher Columbus menginjakkan kaki di sana.
"Kontak-kontak antara Amerika Latin dan Islam berikhwal sejak abad ke-12.
"Para Muslim menemukan Amerika pada 1178, tidak Christopher Columbus," kata presiden konservatif itu dalam pidato televisi selama KTT para pemimpin Muslim dari Amerika Latin di Istanbul.
"Para pelaut Muslim tiba di Amerika dari 1178. Columbus menyebutkan keberadaan masjid di satu bukit di pantai Kuba," kata Erdogan.
Erdogan mengatakan bahwa Ankara bahkan siap untuk membangun masjid di lokasi yang disebutkan oleh penjelajah Genoa.
"Saya ingin berbicara tentang hal itu kepada saudara-saudara saya di Kuba. Masjid akan hadir dengan sempurna di bukit itu hari ini," kata pemimpin Turki itu.
Buku-buku sejarah mengatakan, bahwa Columbus menginjakkan kaki di benua Amerika pada tahun 1492 karena ia mencari rute maritim baru untuk ke India.
Sebuah minoritas kecil sarjana Muslim baru-baru ini menyarankan kahadiran Muslim lebih dulu di Amerika, meskipun tidak ada reruntuhan bangunan Islam pra-Columbus yang pernah ditemukan.
Dalam satu artikel yang kontroversial yang diterbitkan pada tahun 1996, sejarawan Youssef Mroueh mengacu pada catatan harian dari Columbus menyebutkan bahwa sebuah masjid ada di Kuba.
Tetapi bagian secara luas dipahami sebagai referensi metafora untuk bentuk landsekap.
Penerjemah: A. Krisna.
Pewarta :
Editor : M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sekretariat Nasional Jokowi harap sidang Ferdy Sambo ungkap fakta sebenarnya
30 September 2022 18:51 WIB, 2022
Kematian COVID-19 di Meksiko sebenarnya kemungkinan 60 persen lebih tinggi
29 March 2021 13:48 WIB, 2021
Messi sebenarnya sakit, tapi paksa diri terus bermain demi Barcelona
05 February 2020 4:46 WIB, 2020
Sebenarnya tak sulit untuk mengungkap kasus suap proyek di Lampung
09 September 2016 15:54 WIB, 2016
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pesawat tabrakan dengan mobil pemadam di Bandara LaGuardia, pilot-kopilot tewas
24 March 2026 7:37 WIB