Ini Pengakuan Penerobos Gedung Putih
Kamis, 2 Oktober 2014 21:49 WIB
Washington, 2/10 (Antara/AFP/ANTARA Lampung) - Seorang veteran Angkatan Darat AS yang melompat pagar dan berlari ke Gedung Putih dengan membawa sebuah pisau, sehingga memicu perdebatan sengit tentang keamanan di sekitar Presiden Barack Obama, mengaku tidak bersalah, Rabu.
Omar Gonzalez, 42, menyangkal tiga dakwaan yang ditujukan padanya, yaitu memasuki sebuah bangunan terlarang dengan senjata mematikan atau berbahaya, membawa senjata berbahaya, dan kepemilikan amunisi.
Intrusi Gonzalez pada 19 September adalah salah satu dari beberapa insiden yang telah memicu kritik pedas pada keamanan Gedung Putih, yang berpuncak pada Rabu dengan pengunduran diri Direktur Dinas Rahasia AS Julia Pierson.
Seorang pengacara Gonzalez, yang terancam hukuman hingga 16 tahun penjara jika terbukti bersalah pada semua tuduhan, menolak evaluasi kompetensi jiwa Gonzales yang diperintahkan pengadilan. Ia bersikeras veteran itu cukup sehat untuk diadili.
"Ini sangat jelas ini tidak patut," kata pengacara David Bos di pengadilan.
"Kami percaya tidak ada dasar untuk evaluasi kompetensi," kata Bos kemudian.
"Jika pemeriksaan ini dilakukan, kami ingin hal itu harus dilakukan oleh para ahli kami, bukan oleh pengadilan."
Hakim Deborah Robinson menunda membuat keputusan akhir tentang masalah evaluasi sampai akhir bulan ini. Pemeriksaan lebih lanjut telah ditetapkan pada 21 Oktober.
Gonzalez yang merupakan warga Texas adalah seorang veteran Irak yang dilaporkan menderita gangguan stres pasca-trauma. Ia dituduh memasuki pintu utama Gedung Putih setelah berlari melintasi halaman rumah presiden itu.
Ia memasuki beberapa ruangan sebelum akhirnya ditangkap.
Obama dan keluarganya telah meninggalkan Gedung Putih sesaat sebelum insiden itu.
Sebuah pisau lipat ditemukan di saku Gonzalez. Beberapa ratus butir amunisi kemudian ditemukan di mobilnya, menurut jaksa.
Penerjemah: G.N.C. Aryani/A. Krisna.
Omar Gonzalez, 42, menyangkal tiga dakwaan yang ditujukan padanya, yaitu memasuki sebuah bangunan terlarang dengan senjata mematikan atau berbahaya, membawa senjata berbahaya, dan kepemilikan amunisi.
Intrusi Gonzalez pada 19 September adalah salah satu dari beberapa insiden yang telah memicu kritik pedas pada keamanan Gedung Putih, yang berpuncak pada Rabu dengan pengunduran diri Direktur Dinas Rahasia AS Julia Pierson.
Seorang pengacara Gonzalez, yang terancam hukuman hingga 16 tahun penjara jika terbukti bersalah pada semua tuduhan, menolak evaluasi kompetensi jiwa Gonzales yang diperintahkan pengadilan. Ia bersikeras veteran itu cukup sehat untuk diadili.
"Ini sangat jelas ini tidak patut," kata pengacara David Bos di pengadilan.
"Kami percaya tidak ada dasar untuk evaluasi kompetensi," kata Bos kemudian.
"Jika pemeriksaan ini dilakukan, kami ingin hal itu harus dilakukan oleh para ahli kami, bukan oleh pengadilan."
Hakim Deborah Robinson menunda membuat keputusan akhir tentang masalah evaluasi sampai akhir bulan ini. Pemeriksaan lebih lanjut telah ditetapkan pada 21 Oktober.
Gonzalez yang merupakan warga Texas adalah seorang veteran Irak yang dilaporkan menderita gangguan stres pasca-trauma. Ia dituduh memasuki pintu utama Gedung Putih setelah berlari melintasi halaman rumah presiden itu.
Ia memasuki beberapa ruangan sebelum akhirnya ditangkap.
Obama dan keluarganya telah meninggalkan Gedung Putih sesaat sebelum insiden itu.
Sebuah pisau lipat ditemukan di saku Gonzalez. Beberapa ratus butir amunisi kemudian ditemukan di mobilnya, menurut jaksa.
Penerjemah: G.N.C. Aryani/A. Krisna.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengakuan Palestina oleh Inggris, Kanada, Australia jadi peristiwa bersejarah
22 September 2025 11:25 WIB
Wamen Pariwisata: Pengakuan UNESCO ke Reog Ponorogo tunjukkan kekayaan budaya Indonesia
06 December 2024 5:23 WIB, 2024
Kebaya Indonesia menuju pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda
30 November 2024 18:41 WIB, 2024
Survei YouGov catat 40 persen warga Jerman dukung Palestina jadi negara merdeka
08 June 2024 15:38 WIB, 2024
Jokowi sebut pengakuan Bahasa Indonesia oleh UNESCO kebanggaan bagi bangsa
21 November 2023 12:26 WIB, 2023
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Angka kelahiran rendah, kota-kota besar di Jepang alami penurunan populasi
01 February 2026 17:11 WIB
Kapal induk USS Abraham Lincoln siap lakukan operasi ke Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 9:55 WIB