Sydney (ANTARA/AFP) - Seorang tentara Australia  tewas dalam serangan bom rakitan  di Afghanistan dalam misi melawan gerilyawan, kata para pejabat militer Senin.
        
Kematian tersebut menjadikan 39 nyawa tentara Australia yang melayang dalam konflik di negara bergolak itu.
        
"Prajurit tersebut sedang membersihkan satu kompleks ketika sebuah bom rakitan (IED) meledak, dan membunuhnya langsung," kata kepala pertahanan Australia Jenderal David Hurley.
        
"Tidak ada personel Australia atau Afghanistan lainnya yang tewas atau terluka dalam insiden itu.
        
"Misi operasi khusus tetap berlangsung sehingga saya tidak dapat memberikan rincian spesifik tentang lokasi atau misi itu sendiri tanpa risiko keamanan sahabat anak muda ini. "
   
Australia adalah sekutu dekat Amerika Serikat dan menyebarkan tentaranya di Afghanistan dimulai pada tahun 2001.
        
Ia mengumumkan tahun ini bahwa mereka akan mulai menarik pasukan pada tahun 2013, lebih awal dari yang direncanakan karena keuntungan keamanan yang signifikan.
       
Sebagian besar dari 1.550 tentara Australia di Afghanistan ditempatkan Provinsi  Uruzgan, dengan fokus pada pelatihan dan mentoring prajurit  Tentara Angkatan Darat .Nasional Afghanistan.

   

Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026