Dubai (ANTARA/Reuters) - Iran telah menahan dua orang Azerbaijan atas tuduhan spionase, kata siaran bahasa Inggris Press TV pada Selasa, setelah berbulan-bulan ketegangan yang meningkat antar-tetangga Laut Kaspia itu.
         
"Seorang pejabat ... mengatakan kepada Press TV bahwa bukti yang dikumpulkan menunjukkan, mereka memasukkan Iran di bawah arahan dinas rahasia Republik Azerbaijan yang dikenal sebagai MTN. Mereka seharusnya merekrut sejumlah pembangkang di Iran untuk mempromosikan separatisme," kata laporan itu.
         
Penangkapan, yang Press TV katakan terjadi pada Mei, kemungkinan untuk menambah ketegangan, yang sudah berjalan tinggi antara dua negara.
         
Iran menuduh Baku membantu Israel dalam apa yang dikatakannya negara Yahudi itu membunuh ilmuwan nuklir Iran - namun klaim itu dibantah  Azerbaijan.
         
"Metode yang digunakan oleh dua agen identik dengan orang-orang Israel yang telah lama mereka terapkan, "kata laporan itu.
        
Dia menambahkan bahwa orang-orang itu telah memperoleh informasi rahasia dan gambar lokasi strategis.
         
Teheran memanggil duta besarnya pada Mei untuk konsultasi setelah protes anti-Iran di Baku, sesudah  Teheran mengecam Azerbaijan menjadi tuan rumah Kontes  Eurovision Song  - yang membuat kedua negara selama beberapa bulan saling tuduh mencampuri urusan masing-masing.
         
Utusan Iran kembali ke Baku bulan lalu.
         
Azerbaijan telah menangkap puluhan orang tahun ini yang dicurigai memiliki hubungan dengan Garda Revolusi Iran, dan perencanaan serangan, termasuk pada duta besar Israel ke Baku.
        
Pihaknya kemudian melarang seorang pejabat senior Iran memasuki negara itu pada  Mei dan  wartawan Iran dipenjarakan selama dua tahun karena tuduhan kepemilikan obat.
         
Sekitar 15 persen dari rakyat Iran adalah etnis Azeri dan ada hubungan linguistik kuat selain ikatan keluargalintas-batas.