Minggu, 24 September 2017

Bupati Jelaskan Ronda Ke Mahasiswa Sespimmen Polri

id bupati mustafa dan mahasiswa sespimen, lampung tengah, mustafa
Bupati Jelaskan Ronda Ke Mahasiswa Sespimmen Polri
Bupati Lampung Tengah Mustafa (tengah berpeci) berfoto bersama dengan Mahasiswa Sespimmen Polri Direg ke-57 tahun 2017 usai melakukan audiensi di Rumah Dinas Nuwo Balak, Gunungsugih, Lampung Tengah, Senin (11/9/2017). (FOTO: Humas Pemkab Lampung Tengah)
Bandarlampung  (ANTARA Lampung) - Bupati Lampung Tengah Mustafa mengenalkan program-program unggulan daerah yang dipimpinnya seperti peningkatan keamanan melalui ronda kepada mahasiswa Sespimmen Polri Direg ke-57 tahun 2017 saat beraudensi di rumah dinas bupati di Gunungsugih.

Dalam keterangan diterima di Bandarlampung, Senin (11/9), kedatangan tim audiensi Sespimmen disambut langsung oleh Bupati Mustafa dan beberapa kepala SKPD Lamteng.

Pada kesempatan tersebut, Mustafa memperkenalkan Kabupaten Lampung Tengah secara rinci kepada peserta audiensi. Mustafa juga memaparkan program-program unggulan eperti program peningkatan keamanan melalui ronda.

"Melalui ronda ini kami menggerakkan rakyat dalam rangka membangun sistem keamanan di setiap kampung," katanya.

Sistem inilah yang membuat masyarakat menjadi lebih dekat, silaturahim terjalin sehingga mencegah terjadinya konflik di masyarakat. "Bahkan saya juga ikut ronda bersama dengan masyarakat. Tujuannya untuk menjaring aspirasi dari masyarakat," ujarnya.

Mustafa menambahkan, Pemkab Lampung Tengah juga telah membangun 2.017 pos ronda. "Dengan adanya ronda ini, tentunya membuat daerah Lampung Tengah semakin aman, tindak kriminal di malam hari sudah hampir tidak ada lagi serta membuat masyarakatnya menjadi kompak dan rukun," ujarnya.

Selain ronda, program unggulan Lampung Tengah juga untuk peningkatan pembangunan melalui pembangunan jalan minimal 2 kilometer setiap kampung.

Kemudian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dirinya juga memiliki program KeCe (Kampung Entrepreneur Creative). Dimana para pengusaha kecil menengah dan para pemuda mendapatkan pembinaan agar dapat menciptakan inovasi-inovasi yang bisa memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Sehingga bisa menambah penghasilan keluarga dan masyarakat.

Tidak hanya itu,  pihaknya juga telah mengerahkan anggota Pol PP untuk membantu pihak Satuan Lalulintas Polres Lamteng dalam mengatur ketertiban lalulintas terutama di jam-jam padat kendaraan.

"Setiap pagi dan sore di jam berangkat dan pulang kerja anggota Pol PP Lamteng turut serta membantu polisi dalam mengatur lalulintas. Setiap perempatan selalu ada Pol PP untuk mengatur lalulintas agar tidak terjadi kemacetan," ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut,  rombongan yang terdiri dari 13 mahasiswa yang juga ada dari Singapura memberi apresiasi yang baik terhadap program yang dimiliki Pemkab Lampung Tengah. Salah satunya, yakni ronda.?

Menurut Perwira Pendamping Kombespol Wawan Setyawan, baru kali ini Sespimmen belajar ke Lampung khususnya Lampung Tengah. Calon-calon kapolres yang sedang belajar tersebut ternyata mendapatkan ilmu dan pembelajaran yang luar biasa penting khususnya mengenai ronda.

"Bahwa program ronda ini tentunya dapat menjadi percontohan yang baik dalam menjaga keamanan di masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat, baik pemerintah daerah maupun kepolisian bisa sama-sama menjaga keamanan di wilayahnya. Program ronda ini sangat luar biasa manfaatnya dalam rangka mendukung kamtibmas. Tentunya ini patut dicontoh oleh daerah-daerah lain," kata dia.

Menurut Wawan, program ronda ini sangat membantu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan di Lampung Tengah. Dengan jumlah personel yang terbatas maka peran serta masyarakat juga sangat penting.

"Saya berharap 2 sampai 3 tahun kedepan Lamteng akan menjadi kabupaten yang sangat maju, aman dan damai dengan program yang dimilikinya, " kata dia.

(ANTARA)

 

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0102 seconds memory usage: 0.48 MB