Rabu, 27 September 2017

SMP Penabur Bandarlampung Raih Perak PICF 2017

id paduan suara smp penabur
SMP Penabur Bandarlampung Raih Perak PICF 2017
Paduan suara Madhuswara SMP Penabur Bandarlampung (FOTO: Medsos/Istimewa)
Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Tim Paduan Suara Madhuswara SMP Penabur Bandarlampung meraih dua perak dalam ajang kompetisi "Penabur International Choir Festival (PICF) 2017" yang diselenggarakan di Jakarta mulai 5- 9 September 2017.

Pengumuman hasil PICF 2017 dilaksanakan di Jakarta, Sabtu, dan Paduan Suara Madhuswara SMP Penabur Bandarlampung dinyatakan meraih perak untuk kategori Gospel and Spiritual, serta paduan suara sekolah.

Paduan Suara Madhuswara menyajikan lagu "Carry Me Home" dan "Witness" untuk kategori Gospel & Spritual, serta lagu "The Seal Lullaby" dan "Musica Dei" untuk kategori paduan suara sekolah, dengan konduktor Yusi Indra Adiwijaya dan pianis Yudha. Sedang peraih emas untuk kategori Gospel & Spritual diraih PSM Immanuel Methodist.

Sejumlah orang tua murid SMP Penabur Bandarlampung menyatakan bangga karena tim Paduan Suara Madhuswara berani bertarung dalam ajang kompetisi internasional, yang pesertanya juga para mahasiswa dan tim paduan suara dari luar negeri.

Sebelumnya, Ketua Yayasab BPK Penabur Rico Simanjutak menyebutkan keikutsertaan SMP Penabur Bandarlampung dalam festival bertaraf internasional merupakan yang pertama.

Sementara itu, penanggung jawab tim Penabur Madhuswara Choir, Bambang Tri Raharja, menyebutkan pihaknya membawakan empat lagu dalam dua kategori perlombaan, dengan tingkat kesulitan tinggi. Untuk itu, para siswa dilatih intensif selama 6 bulan agar lebih matang mengikuti festival paduan suara tersebut.

Dalam siaran persnya, BPK Penabur Jakarta menggelar Penabur International Choir Festival (PICF) 2017 yang diikuti 162 tim paduan suara dengan jumlah peserta mencapai 4.923 orang.

Tim paduan suara tersebut berasal dari 16 provinsi di Indonesia, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bengkulu, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan NTT, serta tim paduan suara dari luar negeri, seperti dari Malaysia dan Filipina.

Festival ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Sekolah Penabur International Kelapa Gading, GKI Kayu Putih, dan Kompleks PENABUR Harapan Indah.

Kategori yang diselenggarakan dalam PICF 2017, adalah paduan suara sekolah mulai jenjang TK sampai dengan SLTA yaitu Kindergarten, Primary School, Junior High School, Senior High School. Sedangkan kategori umum yaitu Mixed Youth Choir, Folklore, Gospel & Spiritual, dan Musica Sacra.

PICF diselenggarakan dua tahun sekali dan tahun 2017 ini adalah yang ketiga kalinya. Para uri PICF 2017 memiliki keahlian bertaraf internasional, di mana tiga juri dari Indonesia yaitu Ivan Yohan, Joseph Kristanto dan Roynaldo H. Saragih. Sementara itu, juri lain yang berasal dari enam negara ialah Albert Tay (Singapura), Dang Chau Anh (Vietnam), Dennis Gregory A Sugarol (Filipina), J?nis LiepiĀ  (Latvia), Mark O Leary (Australia), Paul Smith (UK), dan Susanna Saw (Malaysia).

Melihat jumlah dan kualitas peserta paduan suara, kategori, standar pelaksanaan dan kualitas para juri, didiharapkan PICF bisa menjadi barometer bagi paduan suara sekolah.


(ANTARA)


Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0083 seconds memory usage: 0.46 MB