Minggu, 24 September 2017

Harga gabah di Lampung naik

id Gabah, beras, sawah, padi
Harga gabah di Lampung naik
Panen padi di Lampung (ANTARA LAMPUNG/Agus Wira Sukarta)
Bandarlampung (Antara Lampung) - Harga gabah kering panen tingkat petani maupun penggilingan di Provinsi Lampung, pada Agustus 2017 mengalami kenaikan.
          
"Peningkatan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 0,90 persen, sedangkan tingkat penggilingan 1,11 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Sabtu.
          
Ia menyebutkan, kenaikan harga GKP di tingkta petani itu dari sebelumnya Rp4.435 per kilogram, menjadi Rp4.475/kg. Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan juga mengalami kenaikan dari Rp4.512/kg menjadi Rp4.567/kg.
          
Menurutnya, harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp5.100/kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.
          
Harga gabah terendah, lanjutnya, mencapai Rp4.000/kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas IR64 terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.
          
"Harga tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp3.700 per kilogram," jelasnya.
          
Yeane menjelaskna, di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp5.150/kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp4.100/kg dengan varietas IR64 terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.
          
"Harga tersebut berada di atas HPP yaitu Rp3.750 per kilogram," jelasnya.
          
Selama Agustus 2017, survei harga produsen gabah mencatat 24 observasi dengan didominasi oleh kelompok gabah kualitas GKP. Survei juga tidak dijumpai kelompok gabah kering giling dan kualitas rendah.

ANTARA

Editor: Hisar Sitanggang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0135 seconds memory usage: 0.46 MB