Selasa, 26 September 2017

Menpora Buka Liga Santri Nusantara Regional VIII

id menpora buka liga santri
Menpora Buka Liga Santri Nusantara Regional VIII
Menpora Imam Nahrawi (tengah) (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Lampung Timur (ANTARA Lampung) - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi membuka Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Regional Sumatera VIII Lampung yang diikuti 41 pesantren se-Provinsi Lampung.

"Semoga ke depan banyak santri yang memperkuat sepak bola Indonesia, terutama santri dari Lampung," ujar Imam Nahrawi saat membuka acara tersebut di Lapangan Merdeka, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, Senin.

Menpora melakukan kickoff dengan menaiki gajah pada pertandingan perdana LSN antara tim sepak bola Pesantren Darussalam, Pasir Sakti, Lampung Timur melawan Pesantren Raudlotul Qur`an, Metro.

"Kami mendukung penuh kegiatan ini. Semoga sportinitas tetap dijunjung tinggi serta tunjukkan prilaku ahlakul karimah. Lebih baik kalah terhormat dengan jujur dari pada menang dengan curang," kata Menpora.

Ia berharap PSSI dan KONI mampu menyeleksi bibit pemain yang bertanding pada acara ini serta ditarik ke nasional sehingga mampu membawa nama Indonesia dikancah internasional.

"Insya Allah kalau bukan tahun ini, tahun depan kami akan memberikan dukungan berupa bantuan GOR di Lampung Timur," katanya.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan melalui Liga Santri Nusantara 2017 mampu memberikan minat, dorongan, dan rangsangan bagi para santri untuk menyukai sepak bola.

"Saya mengharapkan seluruh peserta Liga Santri Nusantara 2017 senantiasa menjaga persahabatan antara seluruh peserta, serta menjunjung tinggi fair play dan sportivitas dalam bermain," katanya.

Ketua Umum PP RMI-NU KH Abdul Ghofarrozin Sahal Mahfudz, menjelaskan pihaknya menghimpun 23 ribu pesantren di seluruh Indonesia dengan total santri mencapai 4 juta.

"Salah satu bibit berbakat dari LSN bergabung di U-19 Indonesia dan berkecimpung di level nasional seperti Yadi Mulyadi dari Purwakarta yang bergabung di U-12 Indonesia," katanya.

Dia menjelaskan peserta yang mengikuti LSN ada 1.048 pesantren dan penyumbang terbanyak dari Lampung.

"Semoga ke depan lebih baik dan memunculkan bibit profesional yang mampu bersaing di level nasional. Semangat santri adalah semangat pantang menyerah dan inilah yang menjadi dasar untuk juara tetapi harus dijunjung profesionalitas dan kejujuran," kata dia.

Juara I LSN akan memperoleh hadiah Rp10 juta, juara II Rp7,5 juta, juara III Rp5 juta, dan juara IV Rp2,5 juta. Selain itu, panitia menyediakan hadiah bagi top skor Rp1 juta, pemain terbaik Rp1 juta, dan tim fair play Rp1 juta.



(ANTARA)


Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0069 seconds memory usage: 0.46 MB