Selasa, 26 September 2017

Rupiah menguat

id Rupiah,uang. dolar AS
Rupiah menguat
Lembaran mata uang Rupiah edisi baru. ( ANTARA/Adwit B Pramono)
Jakarta (Antara Lampung) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi, bergerak menguat sebesar 15 poin menjadi Rp13.331 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.346 per dolar Amerika Serikat (AS). 

 "Sejumlah sentimen positif dari dalam negeri memberi pengaruh positif pada pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar AS," kata analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat. Reza Priyambada mengemukakan bahwa perkiraan Bank Indonesia pada tahun 2019 mendatang ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,3-5,7 persen memberi harapan positif bagi pelaku pasar untuk menempat dana investasinya di dalam negeri. 

 Ia menambahkan bahwa penetapan satu harga pada bahan bakar minyak (BBM) di wilayah timur Indonesia untuk mengurangi kesenjangan dan kenaikan inflasi juga turut diapresiasi oleh pelaku pasar. Dengan begitu, ekonomi nasional akan dapat tumbuh secara berkelanjutan. 

 Di sisi lain, lanjut dia, komentar Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menghentikan operasional pemerintahan bila rencana untuk membangun tembok pembatas AS-Meksiko tidak disetujui, menjadi faktor negatif bagi mata uang dolar AS. 

 "Kondisi politik di AS kurang kondusif, kondisi itu menahan pelaku pasar untuk mengakumulasi aset berdenominasi dolar AS, sehingga mata uang dunia cenderung terapresiasi, termasuk rupiah," katanya. 

Sementara itu, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa kebijakan ekonomi presiden AS yang tidak pasti membuat aset-aset berdenominasi dolar AS menjadi kurang menarik.

 ANTARA

Editor: Hisar Sitanggang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0087 seconds memory usage: 0.45 MB