Selasa, 26 September 2017

Pemkot Bandarlampung Siap Pecahkan MURI Lomba Dalang

id rekor muri lomba dalang, wali kota bandarlampung, herman hn
Pemkot Bandarlampung Siap Pecahkan MURI Lomba Dalang
Wali Kota Bandarlampung Herman HN. (ANTARA Lampung/Roy BP)
"Festival dalang wayang kulit se-Provinsi Lampung yang sedang kami laksanakan ini pesertanya mencapai 150 orang...
Bandarlampung,  (ANTARA Lampung) - Pemerintah Kota Bandarlampung bersiap memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam kategori lomba dalang dengan peserta terbanyak.

"Festival dalang wayang kulit se-Provinsi Lampung yang sedang kami laksanakan ini pesertanya mencapai 150 orang," kata Wali Kota Bandarlampung Herman HN, di Bandarlampung, Selasa.

Dia menegaskan, Pemkot Bandarlampung akan kembali memecahkan rekor MURI yang akan dilakukan yakni kategori lomba dalang terbanyak di Indonesia.

Peserta lomba dalang ini kurang lebih ada 150 orang dan paling banyak se-Indonesia.

"Festival ini untuk memecahkan rekor MURI, karena pesertanya mencapai 150 orang," kata dia pula.

Menurutnya, festival yang diikuti dalang se-Lampung ini berlangsung selama satu minggu.

"Setiap peserta hanya diberi waktu 30 menit untuk unjuk kebolehan," kata dia lagi.

Ia menyatakan bahwa potensi dalang di Provinsi Lampung sangat banyak baik itu yang tua maupun muda. "Pada malam penutupan festival akan tampil dalang muda," katanya.

Dia menambahkan bahwa festival dalang ini dilaksanakan untuk mengembangkan kebudayaan Jawa yang ada di Lampung.

Ketua Pujakusuma Provinsi Lampung Nuryono mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik untuk memperkenalkan budaya kepada generasi muda.

"Seni wayangan untuk di perkotaan memang sudah sangat jarang, tapi untuk di perdesaan masih ada," kata dia pula.

Ia mengatakan, dengan adanya festival ini bisa memberikan gairah kepada generasi muda bahwa seni wayang masih ada dan dapat tertarik menggelutinya.

Dia mengharapkan festival ini bertujuan untuk mempertahankan budaya dan kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan agar ada penerus budaya tersebut. *

Editor: Triono Subagyo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0131 seconds memory usage: 0.46 MB