Kamis, 17 Agustus 2017

Kreator "Games of Thrones" garap film perang saudara

id Film, AS, perang saudara
Kreator
Ilustrasi/Perang Saudara di AS (google.com)
Los Angeles (Antara/Reuters) - Kreator serial fantasi HBO "Game of Thrones" dikabarkan akan memiliki film seri berikutnya yang ditayangkan di jaringan televisi kabel yang sama.
        
Namun kali ini, tak akan muncul naga atau tentara White Walkers.
        
David Benioff dan Dan Weiss yang mengadaptasi "Game of Thrones" dari buku "A Song of Ice and Fire" karya George R.R. Martin, akan menulis dan menyutradarai serial orisinil "Confederate", demikian pengumuman HBO pada Rabu.
        
Acara tersebut berlatarkan realitas alternatif di sebuah negara dimana perbudakan masih legal dan negara bagian AS di wilayah selatan telah memisahkan diri.
        
HBO mengumumkan serial tersebut mengisahkan kejadian yang mengarah pada Perang Saudara Amerika yang ketiga.
       
Film tersebut akan mengeksplorasi berbagai perspektif termasuk pejuang kebebasan, pemburu budak, politisi, wartawan, dan pejuang penghapus perbudakan di kedua sisi yang berperang, demikian sebut HBO dalam pernyataannya.
        
"Confederate" merupakan dunia yang jauh dari kemunculan naga, tentara White Walkers, maupun sihir abad pertengahan Game of Thrones dimana terdapat skema faksi-faksi berperang menguasai Seven Kingdoms of Westeros.
       
Benioff dan Weiss mengatakan bahwa mereka awalnya membayangkan "Confederate" sebagai film layar lebar. Namun kesuksesan mereka lewat serial "Game of Thrones" telah meyakinkan mereka untuk menayangkan film seri terbaru mereka lewat jaringan televisi kabel HBO.
        
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian lebih lanjut tentang acara baru, pemilihan pemeran atau jadwal penayangan film seri terbaru itu.
        
Pengumuman tersebut disampaikan saat Benioff dan Weiss menggarap musim terakhir Game of Thrones yang dijadwalkan berakhir tahun depan.
        
Musim ketujuh acara tersebut diputar perdana dengan rekor sebesar 16,1 juta pemirsa di AS, demikian keterangan HBO.

ANTARA/REUTERS
Devi/A Ahdiat




Editor: Hisar Sitanggang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0622 seconds memory usage: 0.35 MB