Rabu, 23 Agustus 2017

Abaikan peringatan, akibatnya jadi korban gigitan komodo

id Komodo, wisatawan digigit
Abaikan peringatan, akibatnya jadi  korban gigitan komodo
Suasana kunjungan wisatawan di P Komodo (kupang.antaranews.com)
Kupang (Antara Lampung) - Kepala Taman Nasional Komodo (KTNK) Sudiyono mengatakan wisatawan asal Singapura korban digigit biawak raksasa komodo, Loh Lee Aik (68), sebelumnya telah diperingatkan warga Kampung Komodo, tetapi tidak dihiraukan.
        
Peringatan warga itu karena melihat korban terlalu dekat mengambil gambar saat binatang itu sedang makan daging, kata Kepala Taman Nasional Komodo (KTNK) Sudiyono kepada Antara, Jumat.
        
"Saat binatang itu sedang makan daging, wisatawan ini mengambil gambar dari jarak yang sangat dekat. Warga sudah melarangnya agar tidak mengambil gambar terlalu dekat, tetapi Loh Lee Aik itu tidak menghiraukan larangan itu sehingga kaki Aik pun digigit binatang tersebut," katanya menjelaskan.
        
Pada Rabu (3/5), seorang wisatawan bernama Loh Lee Aik (68) diserang komodo saat dia berusaha memotret dari dekat binatang itu.
        
Saat itu, beberapa komodo sedang makan daging babi dan kambing milik warga di kampung.
        
Peristiwa itu terjadi di Kampung Komodo, Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.
        
Dia mengatakan Loh Lee Aik langsung dievakuasi untuk mendapatkan pengobatan.
        
Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Umum Siloam Labuan Bajo.
        
Menurut dia, bagi orang yang belum mengenal spesies langka ini, gigitan komodo bisa dianggap peristiwa sepele, seperti digigit hewan besar lainnya.
        
Namun bagi yang sudah mendengar keganasan komodo, berita soal manusia yang digigit komodo ini adalah berita besar.
        
Mengenai peringatan kepada wisatawan, dia mengatakan setiap wisatawan baik asing maupun domestik yang memasuki kawasan Taman Nasional Komodo maupun Kampung Komodo selalu mendapat penjelasan agar selalu berhati-hati.
        
Khusus wisatawan asal Singapura ini, menurut dia, sejak masuk ke Taman Nasional Komodo sudah berulang kali berdebat dengan petugas.
        
Loh Lee Aik sempat beradu mulut dengan petugas karena menolak membayar karcis untuk masuk ke kawasan itu.
        
"Jadi memang, sejak awal masuk ke kawasan itu sudah membuat onar. Loh Lee Aik juga menginap di Kampung Komodo yang tidak mungkin diawasi khusus oleh petugas, apalagi ada banyak orang yang mengunjungi kawasan itu," katanya.
        
Dia berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi semua wisatawan yang ingin menyaksikan biawak raksasa Komodo itu.

ANTARA

Editor: Hisar Sitanggang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0146 seconds memory usage: 0.36 MB