Aster TNI: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong

id tmmd, aster tni, wali kota bandarlampung, herman hn
Aster TNI: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong
Asisten Teritorial TNI Mayjen Wiyarto bersama Wali Kota Bandarlampung Herman HN saat meninjau TMMD di Kampung Peninjaian, Kelurahan Sukarame II, Telukbetung Barat. Bandarlampung. (ANTARA Lampung/Roy BP)
...TMMD harus dijadikan momentum untuk membangkitkan budaya gotong royong...
Bandarlampung,  (ANTARA Lampung) - Asisten Teritorial (Aster) TNI Mayor Jenderal Wiyarto menyatakan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu bentuk untuk membangkitkan budaya gotong royong di era globalisasi seperti saat ini.

"TMMD harus dijadikan momentum untuk membangkitkan budaya gotong royong," kata dia usai meninjau lokasi TMMD di Kampung Peninjauan, Kelurahan Sukarame II, Telukbetung Barat, Kota Bandarlampung, Kamis.

Dia mengatakan, bahwa ini salah satu bentuk pengabdian TNI untuk masyarakat yang didukung oleh pemerindah daerah.

Sebab ini semua tidak terlaksana tanpa ada dukungan pemerintah daerah, yang melaksanakan TMMD adalah pemerintah yang peduli terhadap masyarakat.

Ia melanjutkan, dalam praktiknya TNI membantu masyarakat dalam pembangunan desa seperti jalan, sanitasi, jambanisasi dan yang lainnya.

"Dengan adanya TMMD ini, kebersamaan kita bersama masyarakat dan pemerintah daerah semakin kuat. Apalagi warganya siap berpartisipasi dalam pembangunan desanya," kata dia.

Ia mengharapkan, dengan adanya TMMD ini pembangunan daerah yang sulit terpantau lebih difokuskan.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan TMMD ini bisa memiliki nilai plus yang banyak seperti partisipasi, gotong royong hingga mencapai kebersamaan yang kuat.

"Kebersamaan yang kuat terhadap prajurit saya dalam melaksanakan pembangunan TMMD ini. Bahkan dalam pembangunan desa ini, prajurit saya juga tidur di rumah warga, uang lauk pauknya prajurit saya dimasak untuk penduduk dan makan bersama walaupun kecil tapi itu adalah kebersamaan," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan, pemerintah dan masyarakat sangat mendukung kegiatan TMMD ini, sebab dengan adanya kegiatan ini pemkot sangat terbantu dalam hal pembangunan daerah di pinggiran kota.

"Pemkot memberikan bantuan dana sebesar Rp600 juta, ditambah lagi bantuan dari masyarakat dan pengusaha yang ada di Bandarlampung," katanya.

Dia mengharapkan, TMMD ini menghasilkan produk pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, lalu bisa membangun semangat gotong royong dalam pengentasan kemiskinan, keterbelakangan, ketertinggalan pembangunan di lingkungan perdesaan.

"Lokasi TMMD yang dipusatkan di Kelurahan Sukarame II Bandarlampung ini, diharapkan bisa meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial dalam kerangka membangun memperkuat ketahanan masyarakat dari berbagai ancaman baik dari luar maupun dalam," katanya. *

Editor: Triono Subagyo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.013 seconds memory usage: 0.35 MB