Senin, 24 April 2017

Mahasiswa UNU Lampung Buat Cendol Lele

id Mahasiswa UNU Jual Cendol Lele, Cendol Lele, Mahasiswa UNU Lampung, Cendol Lele Mahasiswa
Mahasiswa UNU Lampung Buat Cendol Lele
Muhamad Rohman (21), mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di Kabupaten Lampung Timur saat berjualan cendol lele di lapangan Merdeka depan kantor Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Jumat (9/3). (FOTO: ANTARA Lampung/Muklasin)
Lampung Timur (ANTARA Lampung) - Muhamad Rohman (21), mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung mengolah ikan lele menjadi cendol.

"Banyak orang yang tidak suka ikan lele dalam bentuk aslinya, sehingga saya mencoba mengolah ikan lele ini menjadi cendol lele dan saya jual sendiri," kata Muhamad Rohman, di sela waktunya berjualan cendol lele di sekitaran Lapangan Merdeka depan kantor Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Jumat.

Dia menjelaskan, cendol lele buatannya itu terinspirasi dari dawet ayu lele buatan Fedwi Anggi Indrayani, penemu cendol lele yang merupakan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Jadi awalnya dari situ, saya baca di internet lalu saya buat cendol lele serupa di sini," ujar Rohman lagi.

Dia menjelaskan, proses pembuatan cendol lele buatannya itu, dari bahan baku ikan lele segar yang sudah dibersihkan. Kemudian ikan lele yang telah dibersihkan itu dikukus selama 15 menit, dagingnya dipisahkan dari duri dan kulit, lalu daging lele dicampur daun pandan sebagai penghilang bau amis dan dicampur tepung beras serta sagu. Proses selanjutnya adalah dimasak sampai matang.

"Setelah itu, baru pencetakannya menjadi butir-butir cendol," kata dia, menuturkan proses pembuatan cendol lele itu.

Rohman mengaku setiap Senin hingga Jumat siang menjajakan cendol lele buatannya di sekitar Lapangan Merdeka, Kecamatan Way Jepara. Terkadang dia juga menjajakannya di sekitaran Lapangan Merdeka, Kecamatan Bandar Sribhawono. Satu gelas cendol lele dijualnya Rp5 ribu.

Setiap berjualan, dia mengaku bisa mendapat keuntungan bersih Rp50 ribu.

Ia menyatakan cendol lele buatannya direspons cukup baik oleh pembeli. "Banyak yang suka cendol lele saya, karena tidak bau amis meskipun cendol ini bahan bakunya ikan lele," ujar dia pula.

Editor: Budisantoso Budiman

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0621 seconds memory usage: 0.36 MB