Rabu, 27 September 2017

Pernyataan Trump picu penguatan Wall Street

id Trump, pasar saham
Pernyataan Trump picu penguatan Wall Street
Donald Trump (bussinesinsider.com)
New York (Antara/Xinhua) - Wall Street mempertahankan kenaikannya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan semua tiga indeks utama memperbarui rekor tertinggi hari sebelumnya, karena investor menyambut janji Presiden Donald Trump untuk meluncurkan rencana pemotongan pajak dalam beberapa minggu mendatang.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 96,97 poin atau 0,48 persen menjadi ditutup pada 20.269,37 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 naik 8,23 poin atau 0,36 persen menjadi berakhir di 2.316,10 poin, dan indeks komposit Nasdaq bertambah 18,95 poin atau 0,33 persen menjadi ditutup pada 5.734,13 poin.

"Menurunkan beban pajak secara keseluruhan pada bisnis Amerika adalah liga besar ... yang itu tampak sangat baik. Kami sepenuhnya di depan dari jadwal, saya percaya. Dan kami akan mengumumkan sesuatu yang saya akan sampaikan selama dua atau tiga minggu ke depan yang akan menjadi fenomenal dalam hal pajak," kata Trump dalam pertemuan dengan para eksekutif maskapai penerbangan AS, Kamis (9/2).

Para analis mengatakan pernyataan Trump dan implikasi dari langkah itu segera memacu pasar.

Di sisi ekonomi, harga impor AS naik 0,4 persen pada Januari, menyusul kenaikan 0,5 persen pada Desember, menurut Departemen Tenaga Kerja AS, Jumat.

Harga ekspor AS meningkat 0,1 persen pada Januari, setelah naik 0,4 persen bulan sebelumnya.

Di luar negeri, ekuitas Eropa meningkat secara luas pada Jumat (10/2) di tengah laporan-laporan laba. Indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik tipis 0,21 persen, sedangkan indeks acuan FTSE-100 Inggris naik 0,40 persen.

Di Asia, saham-saham Tokyo naik pada Jumat (10/2), dengan indeks Nikkei maju 2,49 persen, karena sentimen pasar didukung oleh pernyataan Trump tentang pemotongan pajak.

Untuk minggu ini, semua tiga indeks utama membukukan keuntungan yang kuat, dengan Dow, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 1,0 persen, 0,8 persen dan 1,2 persen.

Editor: Hisar Sitanggang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0074 seconds memory usage: 0.46 MB