Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Permasalahan lahan parkir makin sempit, khususnya di kota-kota besar menumbuhkan gagasan Asrofi, mahasiswa Information and Business Institute (IBI) Darmajaya Lampung membuat rancang bangun simulator lift parkir mobil bertingkat.

"Aplikasi menggunakan sensor Ouptocopler berbasis Microcontroler ini, selain lebih mudah dan efisien, sehingga menjadikan lift parkir mobil bertingkat ini bisa menjadi solusi keterbatasan lahan parkir saat ini," kata Asrofi, mahasiswa Jurusan Sistem Komputer IBI Darmajaya yang baru menyelesaikan skripsi, di kampusnya di Bandarlampung, Jumat (14/2).

Dia menjelaskan, lift parkir mobil bertingkat merupakan inovasi dalam menyediakan lahan parkir dengan proses menggunakan mesin otomatis melalui sensor Ouptocopler berbasis Microcontroler.

Aplikasi itu membuat pengendara tak perlu repot-repot memarkir kendaraannya, karena semua akan dikerjakan otomatis menggunakan mesin parkir yang dioperasikan untuk meletakkan kendaraan di tempat parkir yang tersedia.

Beberapa komponen penting rancang bangun simulator lift parkir mobil bertingkat itu, katanya, di antaranya yakni motor DC yang berfungsi mengangkat lift pembawa kendaraan.

Kemudian motor servo yang berfungsi untuk meletakkan mobil parkir, dan mikrokontroler Atmega 8535 yang berfungsi menyimpan semua program yang sudah berjalan, ujar Asrofi lagi.

"Pada saat mobil masuk ruang parkir, motor sirvo akan mengangkat mobil dan secara otomatis akan mendorong atau meletakkan mobil pada ruang parkir yang kosong. Jika lantai dasar penuh, maka dengan sendirinya komponen motor DC akan mengangkat lift menuju lantai dua dan motor servo akan mengangkat mobil dan meletakkan kendaraan secara otomatis di ruangan tersebut," katanya pula.

Dia perlu waktu sekitar tiga bulan sejak Juli 2013, dalam merancang lift parkir mobil bertingkat itu, didampingi dosen pembimbing yakni Yuni Arkiyansyah, SKom, MKom yang senantiasa memberikan arahan dan solusi terkait kesulitan yang dihadapinya.

Dalam pembuatan prototype rancang bangun lift parkir mobil bertingkat buatannya, dia harus merogoh kocek hingga Rp1,4 juta.

Menurut Asrofi, lift parkir mobil bertingkat ini cocok diaplikasikan untuk mal, hotel, rumah sakit, apartemen dan gedung khusus penyewaan parkir.

Ia berharap karyanya tersebut dapat menjawab permasalahan keterbatasan lahan parkir, khususnya di kota-kota besar di Indonesia.

"Rancangan ini masih membutuhkan beberapa perbaikan untuk bisa diaplikasikan langsung secara nyata. Memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk bisa diterapkan, namun dibandingkan dengan membeli lahan parkir, memanfaatkan lift parkir mobil bertingkat jauh lebih terjangkau," ujarnya lagi.

Rektor IBI Darmajaya, Dr Andi Desfiandi, SE, MA memberikan apresiasi atas karya mahasiswanya itu.

Menurut Andi, yang dilakukan Asrofi merupakan salah satu kreativitas mahasiswa IBI Darmajaya dalam melakukan penelitian dan menciptakan teknologi baru.

Ia berharap karya-karya mahasiswa IBI Darmajaya dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, ekonomi, dan bisnis bagi masyarakat luas.

"Kami senantiasa mendorong mahasiswa untuk kreatif dalam membuat karya ilmiah. Kami juga telah menyiapkan dosen-dosen yang berkompeten di bidangnya untuk mendampingi mahasiswa dalam melakukan penelitian maupun menyusun rancangan karya ilmiah. Mudah-mudahan ini menumbuhkan minat mahasiswa untuk mengeksplorasi dirinya menjadi SDM yang unggul dan berdaya saing," kata Andi Desfiandi pula.

Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar