Liwa (ANTARA LAMPUNG) - Pasokan pinang di Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, berlimpah dan terus dipasok untuk memenuhi permintaan sejumlah daerah di Sumatera dan Pulau Jawa.
        
"Agen pengumpul mampu mencukupi permintaan agen besar di beberapa daerah, selain itu meningkatnya pasokan pinang kering dari petani membuat agen mampu menambah volume pengiriman," kata agen pinang di Kecamatan Pesisir Tengah, Lampung Barat, Suhaimi (538) sekitar 320 Kilometer dari Bandarlampung, di Krui, Selasa.
        
Pendapatan agen meningkat hingga 20 persen lebih. Harga pinang kering stabil bekisar Rp4 ribu perkilogram, membuat petani maupun agen diuntungkan dengan harga tersebut.
        
"Beberapa wilayah di pesisir Lampung Barat tengah melakukan panen pinang, sehingga pasokan pinang mampu mencukupi kebutuhan untuk beberapa daerah di Sumatera dan Pulau Jawa, selain itu panen pinang  cukup berlimpah, terlihat dengan jumlah pasokan pinang petani kepada agen mengalami peningkatan dari hari biasa," kata dia lagi.
        
Kemudian lanjut agen itu, komoditas pinang di Kabupaten Lampung Barat semakin berkembang pesat, terlihat dengan luas lahan tanaman tersebut bertambah setiap bulannya.
        
Sementara itu petani pinang di Kecamatan Karyapenggawa, Lampung Barat, Bahar (32) mengatakan, komoditas pinang kian dilirik masyarakat.
        
"Tanaman pinang menjadi komoditas yang dipilih masyarakat untuk dikembangkan diarea perkebunan, pasalnya komoditas ini memiliki produktifitas yang tinggi dan kuat terhadap serangan hama dan cuaca," kata dia.
        
Dia menguraikan, kemarau yang terjadi beberapa bulan lalu tidak mempengaruhi pertumbuhan pohon pinang yang ada di pesisir Lampung Barat, bahkan panen pinang mengalami peningkatan.
        
Masih kata Bahar, harga pinang tergolong stabil, yang diimbangi pula dengan perolehan panen pinag yang berlimpah.
        
"Dengan komoditas pinang yang ditekuni saat ini, optimis pendapatan masyarakat petani dapat meningkat, terlebih tanaman pinag dapat disandingkan dengan tanaman komoditas lain, sehingga pendapatan masyarakat petani kian meningkat seiring meningkatnya permintaan komoditas tersebut dipasaran," kata Bahar.
         
Bedasarkan data Dinas Perkebunan Lampung Barat, luas lahan perkebunan pinang mencapai 259,6 hektare lebih, dengan hasil pinang mencapai 150 ton pertahun.

Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar