Menpora: Jangan Terpengaruh Klasemen Medali

Pendukung tim Indonesia memakai kaos bertuliskan "Ayo, Indonesia Bisa" saat pertandingan taekwondo SEA Gamaes XXVI di Gor Popki, Cibubur, Jakarta, Senin (14/11). (FOTO ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo).

Pokoknya jangan khawatir, fokus dulu pada pertandingan karena semuanya sudah kita siapkan, berapapun nilainya yang penting bisa meraih medali sebanyak-banyaknya."
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng meminta atlet tidak terpengaruh posisi Indonesia yang saat ini memimpin klasemen sementara perolehan medali emas SEA Games XXVI/2011.

"Atlet tetap fokus pada pertandingan dan peluangnya, jangan terpengaruh apalagi merasa puas karena memimpin klasemen perolehan medali. Fokus dan tetap fokus dengan semangat juang tinggi," kata Menpora ketika meninjau pertandigan cabang vovinam di GOR Sunter Jakarta Utara, Selasa.

Menurut Andi, perolehan medali emas Indonesia terus berubah secara positif baik berasal dari cabang atau nomor pertandingan unggulan maupun yang tidak diunggulkan.

Andi menyebutkan, dengan raihan medali emas Indonesia yang hingga pukul 16.45 WIB meraih 64 emas dan sejumlah medali perak dan perunggu, Indonesia masih harus menggejot perolehan medali agar tidak terkejar dari pesaing terdekat.

"Jaga semangat dan percaya diri, jangan lekas puas dengan target minimal karena medali-medali emas berikutnya sangat dibutuhkan Kontingen Indonesia," katanya.

Menurut Andi, cabang yang telah mencapai target, agar tetap "fight" dan terus mengejar medali emas. Secara umum proses peraihan medali Indonesia hingga hari kelima SEA Games 2011, perolehan medali tim "Merah Putih" masih dalam jalur juara.

Terkait bonus bagi atlet peraih medali pada SEA Games 2011, menurut Andi tidak perlu khawatir karena pihaknya telah menyiapkan "kadeudeuh" bagi atlet.

"Pokoknya jangan khawatir, fokus dulu pada pertandingan karena semuanya sudah kita siapkan, berapapun nilainya yang penting bisa meraih medali sebanyak-banyaknya." kata Andi. (ANTARA).

Editor: M. Tohamaksun
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar